Menu

Mode Gelap
Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

Ekonomi

Serapan Tenaga Kerja Lokal PLTU Pacitan Minim

badge-check

PACITAN, lensapacitan.com, Pembangunan Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pacitan atau yang saat ini bertransformasi menjadi PLN Nusantara Power Unit Pembangkit (UP) Pacitan ternyata belum berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Pasalnya dengan adanya pembangunan ini, masyarakat sekitar sulit mendapatkan lapangan pekerjaan.

Keberadaan PLTU Pacitan ini diharapkan membuat tingkat pengangguran di Pacitan menurun. Maklum, tingkat pengangguran di kabupaten ini mencapai 3.65 persen atau 13.092 jiwa.

Pasalnya pembangkit listrik di wilayah pacitan timur itu dinilai masih banyak mendatangkan pekerja dari luar daerah. Sementara warga Pacitan belum maksimal dilibatkan dalam objek strategis nasional tersebut.

Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) mencatat. 301 orang bekerja di PLTU Pacitan terdiri dari 286 tenaga kerja laki-laki dan 15 perempuan, meskipun lebih banyak warga lokal namun jarang ditemui menjadi bagian dari managerial PLTU, Selebihnya posisi managerial maupun tenaga teknis lebih banyak diisi oleh tenaga kerja luar daerah.” sebetulnya tidak terlalu banyak menyerap tenaga kerja,”kata Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disdagnaker Pacitan Supriyono kemarin (15/6).

Supriyono menyebut, tenaga kerja luar daerah menempati jabatan profesi bidang Manager, Direksi, Konsultan, teknisi hingga supervisor. 

sementara itu tenaga kerja lokal diposisikan menjadi tenaga administrasi maupun buruh. sehingga terjadi ketimpangan antara tenaga kerja lokal dan tenaga kerja luar daerah, yang menempatkan tenaga kerja lokal hanya sebagai pesuruh.”tenaga kerja lokal lebih banyak posisi buruh dan administrasi,” tambahnya.

Sampai saat itu terdapat ratusan pekerja luar daerah yang bekerja di PLTU sejak awal proyek itu berdiri di Pacitan pada tahun 2007 lalu. paling banyak di tempatkan bidang teknik pengoperasian pembangkit listrik selama tiga tahun.”belum banyak menyerap tenaga kerja lokal, soal itu kewenangan PLTU sendiri,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah

29 Juni 2026 - 18:49 WIB

Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

26 Juni 2026 - 19:38 WIB

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Trending di Ekonomi