Menu

Mode Gelap
Tulang Kerangka Manusia Ditemukan di Gunung Jinem, Diduga Warga yang Hilang 5 Bulan Lalu Pemkab Pacitan Terapkan Labelisasi Rumah Penerima Bansos, Ini Tujuannya Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Hambat Lalu Lintas Pacitan–Ponorogo Kasus Korupsi Dana Desa di Pacitan Mengemuka, Polres Pacitan Akan Buka Bukaan Di Februari 2026 Gudang Serbuk Kayu di Pabrik Kayu Lapis Donorojo Pacitan Terbakar Fokus Lihat Google Maps, Kofifah Tabrak Innova di Perempatan Plelen Pacitan

Bencana

Rumah Zakat Dan Pelanggan Tokopedia Gandeng Komunitas Untuk Mewujudkan Desa Tangguh Pesisir Berbasis Lingkungan

badge-check


PACITAN – lensapacitan.com, Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mewujudkan Desa Tangguh Pesisir adalah dengan mengolah potensi Sumber Daya Alamnya. 

Selain memiliki fungsi sebagai tanaman pelindung biota air kawasan pesisir, tumbuhan mangrove merupakan tanaman bakau yang memiliki potensi untuk dikembangkan guna mengurangi resiko dampak potensi bencana di desa pesisir dengan fungsinya mengurangi abrasi akibat pasang air laut dan memecah ombak.
Dalam perwujudan Desa Tangguh Pesisir tersebut tentu Sumber Daya Manusianya juga harus ditingkatkan melalui edukasi, pelatihan serta sosialisasi.
Saat ini Rumah Zakat beserta Pelanggan Tokopedia berkesempatan untuk kolaborasi dengan Pemerintah dan Komunitas memberikan sosialisasi terkait Konservasi Mangrove. Hadir sebagai narasumber Gus Yoyok dan Kang Yudha keduanya dari Pengurus Forum Pengurangan Resiko Bencana Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Relawan Inspirasi Rumah Zakat Desber Sirnoboyo tersebut berlangsung di pinggir kali grindulu Desa Kembang Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan dan berlangsung asyik serta penuh semangat dengan hadirnya dua narasumber yang profesional dibidangnya.
“Sebagai langkah awal yang bisa kita lakukan untuk mewujudkan mimpi besar membangun desa dengan memanfaatkan potensi SDA adalah membangun dulu komitmen bersama untuk tujuan bersama” Salah satu ungkapan Gus Yoyok untuk memotivasi semangat kelompok mangrove beranggotakan 25 orang tersebut.
Sementara itu kang Yudha lebih fokus pada pengembangan potensi mangrove untuk menghasilkan pundi pundi ekonomi masyarakat melalui pengembangan wisata dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tulang Kerangka Manusia Ditemukan di Gunung Jinem, Diduga Warga yang Hilang 5 Bulan Lalu

3 Januari 2026 - 15:04 WIB

Gudang Serbuk Kayu di Pabrik Kayu Lapis Donorojo Pacitan Terbakar

30 Desember 2025 - 19:14 WIB

Empat Korban Meninggal di Tol Pejagan–Pemalang Dimakamkan di Pacitan

14 Desember 2025 - 19:52 WIB

Unit Penjinak Bom Polda Jatim Sisir Lokasi Ledakan di Pacitan, Ditemukan Sisa Bahan Peledak Lemah

14 Desember 2025 - 19:34 WIB

Ledakan Dahsyat di Pacitan Hancurkan Tiga Rumah, Polisi Sebut Bersumber dari Sisa Mercon Hari Raya

13 Desember 2025 - 20:15 WIB

Trending di Peristiwa