Menu

Mode Gelap
Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

Kebudayaan

Ronthek Sudimoro Gaungkan Pesan Pelestarian Alam Lewat Irama dan Kearifan Lokal

badge-check


 Ronthek Sudimoro Gaungkan Pesan Pelestarian Alam Lewat Irama dan Kearifan Lokal Perbesar

Pacitan –Lensa Pacitan, Denting gamelan dan bunyi bambu khas ronthek kembali menggema di jalanan Pacitan saat Festival Ronthek 2025 berlangsung meriah, Sabtu malam (5/7). Dari deretan peserta yang tampil, grup ronthek Kecamatan Sudimoro mencuri perhatian lewat pertunjukan bertema pelestarian alam dan lingkungan.

Dengan nuansa artistik yang kuat dan ritme yang rancak, para penabuh ronthek Sudimoro tak hanya memukau penonton, tetapi juga menyampaikan pesan moral mendalam: manusia tak boleh semena-mena terhadap alam.

Camat Sudimoro, Muhammad Taufik Effendi, mengatakan bahwa penampilan tahun ini memang sengaja diangkat sebagai bentuk refleksi atas kerusakan lingkungan yang kerap terjadi akibat ulah manusia. “Tema yang kami usung adalah pelestarian alam dan lingkungan. Ini sebagai pengingat bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Taufik Sabtu (5/6/2025).

Ia juga menggarisbawahi pentingnya menjaga kearifan lokal yang masih hidup di tengah masyarakat Sudimoro. Salah satu contohnya, tradisi yang berlaku di Desa Gunungrejo: setiap warga yang menebang pohon diwajibkan menanam kembali satu pohon sebagai bentuk tanggung jawab ekologis.

“Ini adalah cara sederhana namun bermakna untuk menjaga keseimbangan alam. Jika kita rawat alam, maka alam pun akan menjaga kita,” tambahnya.

Penampilan grup Sudimoro pun mendapat sambutan hangat dari ribuan penonton yang memadati area festival. Selain menghadirkan musik yang enerjik, parade ini juga menyisipkan narasi simbolik yang menggugah kesadaran kolektif akan pentingnya harmoni antara manusia dan alam.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keris Pusaka Presiden Prabowo Ramaikan Gelar Budaya Luwung Pacitan

4 Februari 2026 - 20:16 WIB

Hari Kedua Peringatan HUT RI ke-80 di Desa Gegeran Meriah, Camat Arjosari Apresiasi Kekompakan Warga

25 Agustus 2025 - 00:05 WIB

Festival Kenthong Aji 2025, Sudimoro Hidupkan Tradisi dan Ekonomi Rakyat

21 Agustus 2025 - 10:39 WIB

Festival Ronthek Pacitan 2025 Usai, Serap Anggaran Rp 410 Juta, Ini daftar Juaranya

8 Juli 2025 - 18:54 WIB

Pring Sedhapur’ Tulakan Usung Tema Gerhana Bulan, Sajikan Atraksi Sarat Nilai

8 Juli 2025 - 18:04 WIB

Trending di Kebudayaan