Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Feature

Rida Anggita Perajin Plastisin yang Mendunia dari Pacitan

badge-check


 Rida Anggita Perajin Plastisin yang Mendunia dari Pacitan Perbesar

PACITAN – lensapacitan.com, Lulusan pendidikan sejarah tidak melulu berkarir di bidang akademik. Rida Anggita Nur Trisna, warga Dusun Borang, Desa Borang, Kecamatan Arjosari, Pacitan, membuktikan bahwa dengan kreativitas, peluang sukses terbuka di mana saja.

Wanita berusia 28 tahun ini sukses menjalankan usaha kerajinan berbahan plastisin atau clay. Dari tangannya, lahir berbagai aksesori unik seperti gantungan kunci, gelang, anting, hingga buket bunga dengan bentuk karakter kartun, hewan, bunga, bahkan idola K-Pop.

“Awalnya saya kerja paruh waktu di bidang ini saat kuliah di Malang. Setelah lulus, saya coba usaha sendiri,” ungkap Rida, yang memulai usahanya pada 2021.

Proses pembuatan kerajinan ini membutuhkan ketelatenan. Plastisin dibentuk sesuai pesanan pelanggan, kemudian dikeringkan menggunakan kipas angin hingga mengeras. Setelah itu, Rida menambahkan pernak-pernik untuk mempercantik hasil karyanya.

Dalam seminggu, Rida mampu memproduksi lebih dari 60 aksesori dengan bantuan satu karyawan. Hasil usahanya tidak main-main, omzetnya mencapai Rp6 juta hingga Rp7 juta per bulan. Bahkan, beberapa karyanya telah diekspor ke Amerika Serikat.

Dengan harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp15 ribu hingga Rp50 ribu per item, kerajinan Rida berhasil menarik minat pelanggan dari berbagai daerah, seperti Malang, Bali, hingga Jakarta. Penjualannya dilakukan melalui aplikasi daring dan bazar.

“Selain kreativitas, kualitas juga harus dijaga. Itu yang membuat pelanggan puas dan terus kembali,” kata Rida.

Kini, usaha yang digeluti istri Hadi Sasmito ini tidak hanya menopang perekonomian keluarganya, tetapi juga menginspirasi banyak orang untuk tidak takut memulai usaha di bidang yang mungkin berbeda dengan latar belakang pendidikan mereka.(umi)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air

22 April 2026 - 20:57 WIB

Data Dibobol, Hidup Hancur, Jangan Terjebak Pinjaman Online Ilegal

4 Maret 2026 - 12:02 WIB

Safari Ramadhan di PLN Nusantara Power UP Pacitan, Dirut Tekankan Keandalan dan Integritas Kerja

4 Maret 2026 - 10:00 WIB

PLTA Pakisbaru Terbengkalai, DPRD Pacitan Dorong Difungsikan Kembali atau Dijadikan Wisata

2 Februari 2026 - 11:13 WIB

Kecamatan Ngadirojo Launching Minggu Sehat

11 Oktober 2025 - 19:19 WIB

Trending di Feature