Menu

Mode Gelap
Pikap Jatuh ke Tepi Sungai Grindulu di Pacitan, Pengemudi Luka Ringan Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades Pura-pura Dibegal, Warga Arjosari Pacitan Ternyata Gadaikan Motor Setelah Kalah Slot Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin Sepanjang 2025, Damkar Satpol PP Pacitan Tangani Puluhan Kebakaran dan Ratusan Evakuasi Unik Wisata Sungai Maron Kian Hijau, PLN Nusantara Power Hadirkan Energi Bersih dan Pemberdayaan Warga

COVID-19

Pos Pemeriksaaan Corona Di pintu Masuk Perbatasan Masih Minim

badge-check

PACITAN – lensapacitan.com, Minimnya pencegahan virus korona pada perantau yang kembali ke Pacitan membuat bupati Indartato geram. Terlebih, dia mendapati tak sedikit warga yang turun bukan ditempat seharusnya seperti terminal. Was-was, warga yang datang tak jelas asal muasalnya tersebut dikhawatirkan membawa virus covid-19 tanpa sengaja.
‘’Saya habis keliling wilayah untuk melihat kondisi masyarakat, ada orang yang turun dari travel bawa koper,’’ ungkap Bupati Pacitan Indratato saat konferensi pers di ruang Peta Pendopo Pacitan kemarin (27/3).
Selain permasalahan tersebut Pak In turut menyayangkan minimnya pengamanan di perbatasan. Terlebih di Pacitan terdapat beberapa pintu masuk dari kota-kota besar seperti Jawa Tengah, Jogjakarta, Ponorogo dan Trenggalek.
Dirinya mendesak, pihak kecamatan dan intansi terkait segera mendirikan posko di wilayah penghubung dengan daerah tetangga tersebut. Salah satunya yang dinilai rawan seperti perbatasan dengan Jawa Tengah, di wilayah desa Wareng, Punung, Pacitan.
‘’Paling tidak penumpang dari arah Jogja maupun Solo dapat diperiksa (kesehatan) di Wareng sebelum melanjutkan perjalanan ke Pacitan,’’ tegas Pak In.
Sementara itu, jumlah ODR di Pacitan terus mengalami peningkatan. Kemarin (27/3/2020) tim penanganan covid-19 Pacitan mencatat 2.179 warga Pacitan dinyatakan orang dengan resiko (ODR) naik dari sehari sebelumnya yakni 1.601 orang. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) meningkat dari 131 orang menjadi 154. Dengan satu pasien dalam pengawasan (PDP) dan 31 orang selesai di pantau. (dw/not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades

15 Januari 2026 - 19:24 WIB

Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin

15 Januari 2026 - 19:07 WIB

Setelah Bertahun-tahun Dipasung, Karmin Pacitan Akhirnya Dapat Rehabilitasi

14 Januari 2026 - 22:30 WIB

Sepanjang 2025, BPBD Pacitan Catat 1.135 Kejadian Gempa di Pacitan

13 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dilaporkan Hilang, Parwati Warga Jetak, Pacitan Ditemukan di Sleman

10 Januari 2026 - 19:50 WIB

Trending di Peristiwa