Menu

Mode Gelap
Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari Adik Tewas Kecelakaan Karena dikejar Polisi, Akad Nikah di Ruang Jenazah RSUD Pacitan. Polisi Jadi Korban, Pemuda 22 Tahun Tersangka Bentrok Rontek Gugah Sahur di Pacitan Dikejar Polisi, Pemuda Asal Brebes Tewas Kecelakaan di Pacitan Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

Ekonomi

PKK dan TPID Pacitan Kendalikan Inflasi Lewat Gerakan Tanam Sayur dan Olah Hasil Perikanan

badge-check


 PKK dan TPID Pacitan Kendalikan Inflasi Lewat Gerakan Tanam Sayur dan Olah Hasil Perikanan Perbesar

PACITAN – (Lensa Pacitan)Upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Pacitan terus digencarkan melalui pendekatan berbasis masyarakat desa. Salah satu strategi yang dijalankan adalah pemanfaatan lahan pekarangan untuk ditanami sayuran dan cabai, yang diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Gerakan ini secara resmi diluncurkan di Desa Sedayu, Kecamatan Arjosari, Rabu (16/7/2025), oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan, Efi Suraningsih. Ia menegaskan bahwa gerakan tanam cabai bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendukung langkah pengendalian inflasi daerah.

“Gerakan ini menjadi langkah awal mengubah pola pikir masyarakat, bahwa dari desa dan pekarangan rumah pun bisa berkontribusi besar bagi ketahanan pangan dan ekonomi keluarga,” kata Efi.

Ia mengajak seluruh ibu rumah tangga untuk mulai menanam tanaman produktif di pekarangan rumah, pot, atau lahan kosong yang tersedia. Menurutnya, program ini sejalan dengan salah satu program prioritas PKK, yakni pemanfaatan lahan pekarangan guna meningkatkan ketahanan dan pendapatan keluarga.

Camat Arjosari, Didik Darmawan, turut mendukung program tersebut. Ia menyebut bahwa ketersediaan pasokan pangan dari wilayah sendiri menjadi kunci dalam menjaga kestabilan harga, khususnya saat terjadi lonjakan permintaan.

“Melalui gerakan tanam sayur dan cabai ini, masyarakat bisa ikut berperan dalam menjaga pasokan pangan lokal. Dengan begitu, kita tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar daerah saat kebutuhan meningkat,” jelas Didik.

Program ini merupakan sinergi antara Tim Penggerak PKK, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan. Selain gerakan tanam sayur, kegiatan ini juga mendorong pemanfaatan hasil perikanan sebagai sumber pangan bergizi dan alternatif penguatan ekonomi keluarga. (Not)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Kelangkaan LPG 3 Kg di Pacitan Berlanjut, Antrean Panjang Mengular di Pangkalan

17 Maret 2026 - 13:47 WIB

Harga LPG 3 Kg Melebihi HET, Pemkab Pacitan Tak Berani Intervensi

17 Maret 2026 - 13:20 WIB

20.121 Penerima Bansos Desil 5 Terancam Dihapus, Skema PKH-BPNT 2026 Berubah

29 Januari 2026 - 21:48 WIB

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Trending di Ekonomi