Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Ekonomi

PKK dan TPID Pacitan Kendalikan Inflasi Lewat Gerakan Tanam Sayur dan Olah Hasil Perikanan

badge-check


 PKK dan TPID Pacitan Kendalikan Inflasi Lewat Gerakan Tanam Sayur dan Olah Hasil Perikanan Perbesar

PACITAN – (Lensa Pacitan)Upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Pacitan terus digencarkan melalui pendekatan berbasis masyarakat desa. Salah satu strategi yang dijalankan adalah pemanfaatan lahan pekarangan untuk ditanami sayuran dan cabai, yang diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Gerakan ini secara resmi diluncurkan di Desa Sedayu, Kecamatan Arjosari, Rabu (16/7/2025), oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan, Efi Suraningsih. Ia menegaskan bahwa gerakan tanam cabai bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendukung langkah pengendalian inflasi daerah.

“Gerakan ini menjadi langkah awal mengubah pola pikir masyarakat, bahwa dari desa dan pekarangan rumah pun bisa berkontribusi besar bagi ketahanan pangan dan ekonomi keluarga,” kata Efi.

Ia mengajak seluruh ibu rumah tangga untuk mulai menanam tanaman produktif di pekarangan rumah, pot, atau lahan kosong yang tersedia. Menurutnya, program ini sejalan dengan salah satu program prioritas PKK, yakni pemanfaatan lahan pekarangan guna meningkatkan ketahanan dan pendapatan keluarga.

Camat Arjosari, Didik Darmawan, turut mendukung program tersebut. Ia menyebut bahwa ketersediaan pasokan pangan dari wilayah sendiri menjadi kunci dalam menjaga kestabilan harga, khususnya saat terjadi lonjakan permintaan.

“Melalui gerakan tanam sayur dan cabai ini, masyarakat bisa ikut berperan dalam menjaga pasokan pangan lokal. Dengan begitu, kita tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar daerah saat kebutuhan meningkat,” jelas Didik.

Program ini merupakan sinergi antara Tim Penggerak PKK, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan. Selain gerakan tanam sayur, kegiatan ini juga mendorong pemanfaatan hasil perikanan sebagai sumber pangan bergizi dan alternatif penguatan ekonomi keluarga. (Not)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah

29 Juni 2026 - 18:49 WIB

Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

26 Juni 2026 - 19:38 WIB

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Trending di Ekonomi