Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Peternakan

Peternak Sidomulyo Punya Ramuan Khusus Atasi PMK pada Sapi

badge-check


 Peternak Sidomulyo Punya Ramuan Khusus Atasi PMK pada Sapi Perbesar

Kebonagung, Lensapacitan.com – Merebaknya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, membuat peternak sapi terus mencari cara untuk menjaga kesehatan ternaknya. Beragam metode dilakukan, termasuk memanfaatkan ramuan tradisional.

Sugito, seorang peternak dari Desa Wawaran, Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, memiliki cara unik untuk menjaga dan memulihkan kondisi sapinya. Ia menggunakan campuran rempah tradisional berupa temu lawak, kunyit, dan serai.

“Karena sudah puluhan tahun memelihara sapi, jadi saya hafal cara menjaga kesehatan mereka,” jelas Sugito saat ditemui tim Lensa Pacitan, Senin (13/1/2024).

Ramuan tersebut dibuat dengan merebus irisan rempah hingga matang, kemudian didinginkan sebelum diberikan kepada sapi menggunakan botol bekas air mineral. “Diberikan pagi dan sore,” tambah Sugito.

Selain ramuan tradisional, Sugito juga menggunakan obat pereda nyeri dan antibiotik yang biasa dikonsumsi manusia. “Saya beri paracetamol dan Amoksisilin,” ujarnya.

Menurut Sugito, PMK pada sapi dianalogikan seperti sariawan pada manusia. Ia bahkan memberikan larutan penyegar secara rutin untuk membantu memulihkan kesehatan sapinya.

“Kalau indukan saya beri satu botol besar, sedangkan untuk yang masih kecil satu botol kecil,” katanya.

Berkat perawatan tersebut, sapi betina yang sebelumnya mengalami bengkak pada kaki dan tidak bisa berdiri kini sudah kembali sehat dan lahap makan.

“Saya optimistis memelihara sapi. Kalau sudah rezeki, pasti akan selamat,” pungkasnya.(not)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus PMK Masih Ditemukan, Dinas Pastikan Tak Ada Lonjakan

10 Januari 2026 - 19:34 WIB

Pedet Berkaki Enam Lahir di Pringkuku, Pacitan, Bikin Heboh Warga

25 Oktober 2025 - 06:23 WIB

Desa Jeruk Siap Jadi Kawasan Pengembangan Peternakan Domba Unggulan di Pacitan

6 Agustus 2025 - 13:47 WIB

Vaksinasi PMK di Desa Gondosari, Punung Upaya Mencegah Penyebaran yang Meluas

31 Januari 2025 - 18:46 WIB

Vaksinasi PMK Gencar Dilakukan di Kecamatan Pringkuku, Pacitan

28 Januari 2025 - 14:33 WIB

Trending di Peternakan