Menu

Mode Gelap
Razia Ramadan, Petugas Gabungan Periksa Enam Rumah Kos di Pacitan. ditemukan 4 penghuni tak Ber KTP Distribusi LPG Diklaim Aman, Warga Pacitan Tetap Kesulitan Dapat Gas Melon Pemkab Pacitan Luncurkan Program Sekolah Sak Ngajine, Integrasikan Madrasah Diniyah ke Sekolah Formal Lima Hari Hilang, Pemuda Pacitan Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Grindulu Inspektorat Pacitan Panggil Perangkat Desa, Evaluasi Pengelolaan Keuangan Tahun 2025 Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Tepi Sungai Grindulu Pacitan

Pendidikan

Peduli Lingkungan, Ratusan Siswa SMP Tanam Mangrove di Muara Sungai

badge-check



PACITAN – lensapacitan.com, Ratusan siswa Sekolah menengah Pertama Negeri 2 Pacitan, menanam ribuan bibit mangrove di  Kawasan Konservasi Mangrove Desa Kembang Pacitan Rabu, (20/12/2023). Penanaman itu sebagai upaya konservasi dan peduli lingkungan akan potensi bencana abrasi dan gelombang tinggi.

Guru pembimbing Sujarno mengatakan, penanaman ini merupakan salah satu kegiatan luar ruangan. Sesuai pembelajaran kemaritiman yang dikenalkan kepada para siswa, mulai dari mengenal laut, hingga bagaimana menjaga kelestarian lingkungan sekitarnya.

“ini untuk mengenalkan cinta kepada alam, anak-anak kita ajak langsung menanam mangrove, untuk mencegah abrasi dari sungai grindulu maupun gelombang tinggi pantai pancer,” katanya

Dalam kegiatan ini anak-anak diperkenalkan jenis-jenis mangrove yang dikonservasi oleh kelompok masyarakat Jangkar Segoro Kidul, dusun Kiteran Desa Kembang. selain itu mereka juga melihat usaha tambak udang. dengan harapan mereka bisa mengetahui bidang usaha apa yang cocok untuk dikembangkan setelah lulus dari bangku sekolah nantinya.



“mengenalkan anak didik kami yang sesuai kurikulum merdeka agar anak bisa terampil dalam belajar juga ada kelebihan pengetahuan, sehingga anak-anak bisa mengenal bagaimana menjadi pengusaha,” jelas guru PKN itu.

Tanpa mengenakan alas kaki, saat air sungai surut mereka berjibaku dengan lumpur sambil menanam bibit mangrove yang telah disiapkan oleh anggota pokmas. 

Ada 1000 bibit mangrove yang ditanam kali ini. Salah seorang siswa kelas 9, Agustyani Tri Hapsari Mengaku senang ikut membudidayakan mangrove serta menjaga kelestarian alam serta mencegah terjadinya abrasi. Meski beberapa kali terperosok kedalam lumpur harus menghabiskan seluruh bibit yang telah disiapkan. 

“Beberapa kali terperosok kedalam lumpur, tapi asyik karena kita bisa menjaga serta ikut mengantisipasi adanya potensi bencana yaitu abrasi, gelombang pasang bahkan tsunami,”harapnya.

Mangrove yang dikonservasi di Kawasan Watu Mejo Mangrove park ini sudah tumbuh subur, karena selalu dirawat oleh pokmas dusun Kiteran. Bahkan ribuan bibit mangrove berbagai jenis pun disemaikan di kawasan tersebut. (not) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pembangunan Sekolah Rakyat Pacitan Dimulai, Target Rampung Agustus 2026

13 Januari 2026 - 12:50 WIB

Transmisi Spensajos, Inovasi SMPN 1 Arjosari Pacitan Akses Informasi Sekolah Lewat WhatsApp

28 Desember 2025 - 04:51 WIB

Sebagian Sekolah di Pacitan Belum Kebagian Smartboard, Distribusi Masih Berproses

28 November 2025 - 19:59 WIB

SMP Negeri 2 Arjosari Raih Top 15 Inotek Award Jatim 2025, Camat: Bukti Pelajar Pacitan Mampu Bersaing di Provinsi

19 November 2025 - 04:42 WIB

Pelajar SMP se-Kecamatan Ngadirojo Ikuti Pelatihan Fashion Show

30 Oktober 2025 - 18:24 WIB

Trending di Pendidikan