Menu

Mode Gelap
Polres Pacitan Tahan Tarman, Terduga Pemalsu Cek Mahar Rp3 Miliar: Kasus Bermula dari Laporan Model A Ketidakakuratan Data DTSEN Picu Keluhan Bansos di Pacitan, Pendamping PKH: “Kunci Perbaikan Ada di Desa” Sheila Tetap Setia Dampingi Mbah Tarman Meski Suami Resmi Ditahan dalam Kasus Cek Rp3 Miliar Cek Rp3 Miliar Diduga Palsu, Kakek Tarman Resmi Ditahan Polres Pacitan APEDNAS Jatim Semprot Pemdes Pacitan: 45 Desa Kehilangan Dana Desa Rp10 Miliar Lebih Didapati di Perempatan Cuik, Pria “Tersesat” Berpindah-Pindah Kota Diduga Gunakan Modus Baru

Ekonomi

Miniatur Truk Dari Bahan Bekas, Laku ke Berbagai Daerah

badge-check

KEBONAGUNG – lensapacitan.com, Dengan telaten, Mujiono 60
tahun, Warga Dusun Gawang Desa Ketro, Kecamatan Kebonagung membuat kerajinan
diantaranya, miniatur truk dan mainan edukasi untuk anak taman kanak-kanak.

Pria yang juga berprofesi sebagai supranatural ini mulai
usaha sejak 2016, dan memiliki keahlian dalam membuat berbagai macam kerajinan.
Kepiawaiannya itu bermula ketika Mbah Semar sapaan akrabnya melihat video dari youtube. Dan mulai membuat miniatur truk
dari kayu dan tripek bekas bangunan rumahnya.

“saya awalnya coba-coba membuat  dan saya pajang dirumah serta posting di  sosial media ternyata banyak yang tertarik
untuk dibuatkan,” kata Mujiono saat ditemui (20/08/2022).

Disela-sela waktu luang melayani pasien pijat, Mbah semar
dibantu oleh istrinya membuat berbagai kerajinan. Butuh ketelatenan untuk
membuat miniature truk. Mula-mula bahan triplek dan kayu bekas dipotong sesuai
ukuran yang diinginkan. Dan membuat pola kepala truk, bodi hingga bak truk.
Proses tersebut ia lakukan secara manual. Setelah itu satu-persatu komponen itu
dicat baru kemudian dirakit.

“Proses terakhir yaitu mengecat ,setelah cat dasar kering
kemudian dicat lagi untuk menyesuaikan warna yang diinginkan,” jelasnya.

Karya buatannya ini 
ternyata tak hanya diminati oleh warga local Pacitan saja, pembeli dari
berbagai daerah seperti Solo, Jogjakarta dan Surabaya pun pernah membeli
kerajinan buatannya, lantaran ia rajin mengunggahnya ke media sosial.

Sedangkan harganya tergantung dari
besar kecilnya miniature, mulai dari harga Rp 50 ribu hingga satu juta rupiah.
(PKL/ Ferdina Wahyuningtyas)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harga Cabai di Pacitan Melejit Dua Kali Lipat, Pedagang dan Warga Menjerit

3 Desember 2025 - 19:31 WIB

25 Ribu Warga Pacitan Dicoret dari BLTS Kesra, Verifikasi Dilakukan di Tingkat Desa

30 November 2025 - 15:14 WIB

Program MBG Buka Lapangan Kerja, Warga Pacitan Kini Punya Pekerjaan Tetap

27 November 2025 - 21:23 WIB

Keluhan Nelayan Dipenuhi, Pengerukan Sedimentasi di Pelabuhan Tamperan Resmi Dimulai

24 November 2025 - 19:48 WIB

Harga Kebutuhan Pokok di Pacitan Merangkak Naik, Pedagang Pasar Minulyo Keluhkan Stok Menipis

21 November 2025 - 19:33 WIB

Trending di Ekonomi