Menu

Mode Gelap
Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari

Ekonomi

Kenaikan Harga Beras, DPRD Pacitan Desak Pemerintah Ambil Langkah

badge-check


 Kenaikan Harga Beras, DPRD Pacitan Desak Pemerintah Ambil Langkah Perbesar

Pacitan, lensapacitan.com – Harga beras terus mengalami kenaikan, dengan bahan pangan pokok ini sekarang mencapai harga hingga 18 ribu rupiah per kilogram untuk jenis premium. Kenaikan ini memicu keprihatinan di kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan, yang mendesak pemerintah untuk campur tangan guna menurunkan harga beras kembali.

“Ketika terjadi kenaikan harga beras, masyarakat merasa keberatan namun petani tidak mendapatkan manfaat dari kenaikan ini,” kata Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, Ronny Wahyono. Menurutnya, tengkulak adalah pihak yang paling diuntungkan dari kenaikan harga bahan pokok, termasuk beras. Fenomena ini, kata Ronny, terjadi hampir setiap tahun, terutama pada waktu-waktu khusus seperti tahun baru, bulan puasa, dan hari raya Idul Fitri. 

Ronny menegaskan bahwa pemerintah harus campur tangan dan melakukan koordinasi holistik melibatkan semua pemangku kepentingan. Kenaikan harga beras semakin memberatkan masyarakat, terutama karena pemerintah terlambat dalam melakukan antisipasi. Program stabilisasi harga seharusnya menjadi agenda rutin pemerintah, karena jika harga sudah meroket, akan sulit menormalkannya agar terjangkau oleh daya beli masyarakat.

“Harga beras terus melambung dalam 1-2 pekan terakhir, bahkan beberapa kali memecahkan rekor. Ini tidak hanya terjadi pada beras premium, tetapi juga beras medium,” jelas Ronny. Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan, pada Minggu (25/2/2024), harga beras premium mencapai Rp15.870 per kg, sementara beras medium naik Rp170 menjadi Rp14.390 per kg. Di kalangan pengecer, harga beras bisa bertambah 1-3 ribu rupiah per kg.

Peraturan Badan Pangan Nasional No 7/2023 menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras sejak Maret 2023, yaitu Rp10.900 per kg untuk beras medium dan Rp13.900 per kg untuk beras premium di Zona 1 (Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi). Di Zona 2 (Sumatera selain Lampung dan Sumsel, NTT, dan Kalimantan), HET beras medium Rp11.500 per kg dan beras premium Rp14.400 per kg. Sedangkan di Zona 3 (Maluku dan Papua), HET beras medium Rp11.800 per kg dan beras premium Rp14.800 per kg.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Kelangkaan LPG 3 Kg di Pacitan Berlanjut, Antrean Panjang Mengular di Pangkalan

17 Maret 2026 - 13:47 WIB

Harga LPG 3 Kg Melebihi HET, Pemkab Pacitan Tak Berani Intervensi

17 Maret 2026 - 13:20 WIB

20.121 Penerima Bansos Desil 5 Terancam Dihapus, Skema PKH-BPNT 2026 Berubah

29 Januari 2026 - 21:48 WIB

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Trending di Ekonomi