Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Ekonomi

Jembatan Dibangun, Warga Nekat Sebrangi Sungai

badge-check

Jembatan Gegeran Arjosari
ARJOSARI – lensapacitan.com, Pembangunan jembatan Gegeran baru mencapai tiang dan sayap jembatan. Warga sangat menantikan jadinya jembatan penghubung antar kecamatan itu. Untuk sementara warga nekat menyeberangi sungai Grindulu.
‘’Inginnya ya cepat selesai, penting sekali jembatan ini untuk warga sini,’’ kata Sukatno, (62) warga Dusun Krajan Wetan, Desa Gegeran, Arjosari, Pacitan (19/11/2019).
Jembatan merupakan penghubung antara Kecamatan Arjosari dengan Tulakan. Keberadaan jembatan Gegeran sangat dibutuhkan untuk membantu aktivitas warga yang hendak menjual hasil bercocok tanam. Baik dari Kecamatan Arjosari ke Kecamatan Tulakan maupun sebaliknya.
Pada musim kemarau ini, warga Kecamatan Arjosari sedikit diuntungkan dengan surutnya aliran sungai Grindulu. Kondisi seperti itu, dimanfaatkan sebagai jalur pintas sembari menunggu jembatan Gegeran rampung dibangun.
‘’Pas kemarau masih bisa nekat menyeberang sungai, tapi kalau musim hujan sudah tidak bisa,’’ ujarnya.
Sekitar 300 meter sebelah utara jembatan, warga biasa menerobos aliran Sungai Grindulu. Terlebih, mereka yang mengemudikan kendaraan roda empat atau lebih. Namun, tak jarang pula mereka yang bermotor ikut-ikutan nekat dengan dalih jarak lebih dekat.
Sukatno mengatakan, sebenarnya ada jalur lain yang bisa ditempuh. Namun, mesti memutar jauh hingga dua kali lipat.
‘’Dari sini ke Tulakan kalau menerabas sungai cukup satu jam. Kalau harus lewat Pacitan, bisa sekitar dua jam,’’ ungkapnya.(not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah

29 Juni 2026 - 18:49 WIB

Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

26 Juni 2026 - 19:38 WIB

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Trending di Ekonomi