PACITAN – lensapacitan.com, Festival ronthek 2023 yang akan di gelar nanti malam, selain ronthek ada juga “Pasar Krempyeng” yang akan menjual berbagai jenis kuliner khas Pacitan.
Perlu di ketahui bahwa semaraknya “Pasar Krempyeng”. Bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Kantor perwakilan Kediri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan dan Dewan Kesenian Pacitan.
Sang inisiator Pasar Krempyeng. Irul Sabun mengatakan bahwa, gelaran seni budaya bukan hanya sekedar pesta atau perayaan yang terkesan foya-foya.
“Kegairahan ini kita rancang dalam upaya ikut memeriahkan dan menyemarakkan festival rontek 2023. Kita bekerja sama dengan Bank Indonesia dan kenapa kita memilih pasar krempyeng karena kita ingin bahwa gelaran seni budaya bukan hanya sekedar pesta atau perayaan saja yang kadang terkesan foya-foya,” kata Irul Sabun, Sabtu (18/11).
“Tapi dengan kegiatan seni budaya kita mau mengedukasi masyarakat bahwa seni budaya juga bisa menjadi alat pembangunan,” imbuhnya.
Irul meyakini, dengan adanya gelaran pasti akan ada mobilitas masyarakat dan akan terlihat pergerakan ekonomi masyarakat.
Dengan adanya gelaran ini pasti akan ada mobiltas orang. Dan disitulah ekonomi bergerak
Seninam Pacitan ini menjelaskan alasan dengan di adakanya Pasar Krempyeng. Menurutnya pasar krempyeng merupakan pasar spontan dan merupakan tradisi masyarakat sejak jaman dulu.
“Dan kenapa pasar krempyeng. Pasar krempyeng spontan dan itu merupakan tradisi masyarakat kita sudah ada sejak jaman dulu, jadi yg akan dijajakan adalah makanan tradisional dan kopi lokal Pacitan,”ungkapnya.
Irul menyebutkan untuk makanan yang di jual di pasar krempyeng adalah makanan khas Pacitan meliputi pecel awur, pecel puli,bothok dan lain-lain.pasar krempyeng.
“Nanti akan ada makanan khas Pacitan, ada pecel awur, pecel puli bothok dan masih banyak lagi,”tutup nya.