Menu

Mode Gelap
Polres Pacitan Tahan Tarman, Terduga Pemalsu Cek Mahar Rp3 Miliar: Kasus Bermula dari Laporan Model A Ketidakakuratan Data DTSEN Picu Keluhan Bansos di Pacitan, Pendamping PKH: “Kunci Perbaikan Ada di Desa” Sheila Tetap Setia Dampingi Mbah Tarman Meski Suami Resmi Ditahan dalam Kasus Cek Rp3 Miliar Cek Rp3 Miliar Diduga Palsu, Kakek Tarman Resmi Ditahan Polres Pacitan APEDNAS Jatim Semprot Pemdes Pacitan: 45 Desa Kehilangan Dana Desa Rp10 Miliar Lebih Didapati di Perempatan Cuik, Pria “Tersesat” Berpindah-Pindah Kota Diduga Gunakan Modus Baru

Kebudayaan

Ingin Lihat Festival Ronthek,Nikmati Juga Kuliner Dipasar Krempyeng Dari Sore Hari

badge-check

PACITAN – lensapacitan.com, Festival ronthek 2023 yang akan di gelar nanti malam, selain ronthek ada juga “Pasar Krempyeng” yang akan menjual berbagai jenis kuliner khas Pacitan.

Perlu di ketahui bahwa semaraknya “Pasar Krempyeng”. Bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Kantor perwakilan Kediri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan dan Dewan Kesenian Pacitan.

Sang inisiator Pasar Krempyeng. Irul Sabun mengatakan bahwa, gelaran seni budaya bukan hanya sekedar pesta atau perayaan yang terkesan foya-foya.

“Kegairahan ini kita rancang dalam upaya ikut memeriahkan dan menyemarakkan festival rontek 2023. Kita bekerja sama dengan Bank Indonesia dan kenapa kita memilih pasar krempyeng karena kita ingin bahwa gelaran seni budaya bukan hanya sekedar pesta atau perayaan saja yang kadang terkesan foya-foya,” kata Irul Sabun, Sabtu (18/11).

“Tapi dengan kegiatan seni budaya kita mau mengedukasi masyarakat bahwa seni budaya juga bisa menjadi alat pembangunan,” imbuhnya.

Irul meyakini, dengan adanya gelaran pasti akan ada mobilitas masyarakat dan akan terlihat pergerakan ekonomi masyarakat.

Dengan adanya gelaran ini pasti akan ada mobiltas orang. Dan disitulah ekonomi bergerak

Seninam Pacitan ini menjelaskan alasan dengan di adakanya Pasar Krempyeng. Menurutnya pasar krempyeng merupakan pasar spontan dan merupakan tradisi masyarakat sejak jaman dulu.

“Dan kenapa pasar krempyeng. Pasar krempyeng spontan dan itu merupakan tradisi masyarakat kita sudah ada sejak jaman dulu, jadi yg akan dijajakan adalah makanan tradisional dan kopi lokal Pacitan,”ungkapnya.

Irul menyebutkan untuk makanan yang di jual di pasar krempyeng adalah makanan khas Pacitan meliputi pecel awur, pecel puli,bothok dan lain-lain.pasar krempyeng.

“Nanti akan ada makanan khas Pacitan, ada pecel awur, pecel puli bothok dan masih banyak lagi,”tutup nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Festival Kenthong Aji 2025, Sudimoro Hidupkan Tradisi dan Ekonomi Rakyat

21 Agustus 2025 - 10:39 WIB

Festival Ronthek Pacitan 2025 Usai, Serap Anggaran Rp 410 Juta, Ini daftar Juaranya

8 Juli 2025 - 18:54 WIB

Pring Sedhapur’ Tulakan Usung Tema Gerhana Bulan, Sajikan Atraksi Sarat Nilai

8 Juli 2025 - 18:04 WIB

Rontek Garu Bumi Tampil Memukau di Festival Ronthek 2025, Donorojo Raih Juara Penyaji Harapan

8 Juli 2025 - 13:56 WIB

Ronthekantrupus Punung Tampil Memukau, Usung Konsep Ramah Lingkungan di Festival Rontek 2025

7 Juli 2025 - 14:06 WIB

Trending di Kebudayaan