Menu

Mode Gelap
Tulang Kerangka Manusia Ditemukan di Gunung Jinem, Diduga Warga yang Hilang 5 Bulan Lalu Pemkab Pacitan Terapkan Labelisasi Rumah Penerima Bansos, Ini Tujuannya Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Hambat Lalu Lintas Pacitan–Ponorogo Kasus Korupsi Dana Desa di Pacitan Mengemuka, Polres Pacitan Akan Buka Bukaan Di Februari 2026 Gudang Serbuk Kayu di Pabrik Kayu Lapis Donorojo Pacitan Terbakar Fokus Lihat Google Maps, Kofifah Tabrak Innova di Perempatan Plelen Pacitan

Ekonomi

Harga Cabai Rawit di Pacitan Tembus Rp 80 Ribu/kg

badge-check

PACITAN – lensapacitan.com, Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pacitan mengalami kenaikan. Salah satu yang mengalami kenaikan cukup signifikan adalah cabai rawit yang saat ini naik menjadi Rp 80 ribu/kg.

Harga cabai rawit di pasar Tradisional Minulyo, Baleharjo, Pacitan misalnya. Kini harga cabai rawit tembus Rp 78 Ribu hingga Rp 80 ribu perkilogramnya. Harga tersebut jauh di dibandingkan dengan harga normal yang hanya 25 hingga 30 ribu perkilogramnya. “Minggu kemarin masih Rp 60 ribu, sekarang naik jadi Rp 80 ribu/kg,” Kata Sri Lestari, salah seorang pedagang. Jumat (26/7/2019).

Menurutnya kenaikan harga cabai ini di picu merosotnya pasokan cabai dari petani. Selain itu, kekeringan dan menjelang Idul Adha juga memicu kenaikan harga. Harga ini diprediksi bisa kembali naik, apalagi menjelang idul adha nanti. Bahkan harga cabai rawit bisa tembus 100 ribu perilogramnya. (not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Harga Cabai di Pacitan Melejit Dua Kali Lipat, Pedagang dan Warga Menjerit

3 Desember 2025 - 19:31 WIB

25 Ribu Warga Pacitan Dicoret dari BLTS Kesra, Verifikasi Dilakukan di Tingkat Desa

30 November 2025 - 15:14 WIB

Program MBG Buka Lapangan Kerja, Warga Pacitan Kini Punya Pekerjaan Tetap

27 November 2025 - 21:23 WIB

Keluhan Nelayan Dipenuhi, Pengerukan Sedimentasi di Pelabuhan Tamperan Resmi Dimulai

24 November 2025 - 19:48 WIB

Trending di Ekonomi