Menu

Mode Gelap
Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari Adik Tewas Kecelakaan Karena dikejar Polisi, Akad Nikah di Ruang Jenazah RSUD Pacitan. Polisi Jadi Korban, Pemuda 22 Tahun Tersangka Bentrok Rontek Gugah Sahur di Pacitan Dikejar Polisi, Pemuda Asal Brebes Tewas Kecelakaan di Pacitan Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

Headline

Dokter Jadi Politisi, Perjalanan Dr. Warkim Sutarto Membawa Perubahan untuk Pacitan

badge-check


 Dokter Jadi Politisi, Perjalanan Dr. Warkim Sutarto Membawa Perubahan untuk Pacitan Perbesar

PACITAN – Lensa Pacitan, Berpuluh tahun mengenakan jas putih dan mendengar keluhan pasien di ruang praktik, kini dr. Warkim Sutarto memilih arena yang lebih luas untuk mengabdikan diri: dunia politik. Keputusan ini bukan tanpa pertimbangan. Baginya, membantu orang satu per satu sebagai dokter memang mulia, tetapi menciptakan kebijakan yang berdampak bagi ribuan, bahkan jutaan orang, adalah bentuk pengabdian yang lebih besar.

Langkahnya terjun ke politik sempat mengundang tanya dari keluarga dan kolega. “Apa masih kurang nyaman berpraktik?” tanya mereka. Namun, bagi dr. Warkim, politik bukan tentang kenyamanan atau materi, melainkan perjuangan untuk membawa perubahan. Ia terinspirasi oleh pemikiran Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, yang menyatakan bahwa jika orang baik tidak masuk ke politik, maka para penjahatlah yang akan mengisinya.

Berbekal pengalaman panjang di sektor kesehatan, ia melihat berbagai permasalahan yang butuh perhatian serius, seperti ketimpangan akses BPJS Kesehatan dan minimnya layanan ambulans gratis di desa-desa. Melalui kebijakan yang tepat, ia ingin memperjuangkan pemerataan layanan kesehatan agar benar-benar berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan.

Jejak pengabdiannya bukan baru dimulai saat mencalonkan diri. Sejak mendirikan Klinik Rawat Inap Medical Mandiri Pacitan, ia rutin menggelar pengobatan gratis ke pelosok desa. Bahkan setelah kliniknya berkembang menjadi rumah sakit, ia tetap aktif dalam kegiatan sosial. “Kedekatan saya dengan masyarakat bukan sekadar program politik, melainkan bagian dari komitmen saya sebagai dokter,” ujarnya.

Memasuki dunia politik tentu bukan hal mudah. Dr. Warkim mengakui bahwa ia masih harus banyak belajar tentang birokrasi dan tata kelola pemerintahan. Demi memperdalam pemahamannya, ia melanjutkan studi S3 di bidang ilmu pemerintahan. “Jika ingin membuat perubahan, saya harus memahaminya dengan baik,” katanya.

Kini, dengan tekad kuat, dr. Warkim melangkah ke panggung politik, membawa harapan besar bagi masyarakat Pacitan. Ia percaya bahwa politik bukan sekadar alat meraih kekuasaan, melainkan jalan pengabdian untuk menciptakan perubahan nyata. Perjalanan ini baru dimulai, dan ia siap menghadapi tantangan yang ada. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jembatan Harapan di Sungai Kalisat

6 Maret 2026 - 10:08 WIB

Ketua dan Pengurus KONI Pacitan Periode 2025–2029 Resmi Dilantik, Usung Semangat “KONI Bisa, Pacitan Juara

8 Februari 2026 - 10:31 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Hambat Lalu Lintas Pacitan–Ponorogo

1 Januari 2026 - 19:36 WIB

Mengusung Tema “Sluman Slumun Slamet”, Festival Rawat Jagat 4 Resmi Dibuka Wabup Pacitan

24 November 2025 - 20:35 WIB

Anggaran Rp 565 Miliar Digelontorkan, Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Pacitan Segera Dimulai

19 November 2025 - 19:53 WIB

Trending di Headline