LENSA PACITAN – Nasib apes dialami Pemerintah Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan. Di tengah kebijakan pemangkasan Dana Desa oleh pemerintah pusat, sisa anggaran kegiatan desa justru diduga digelapkan oleh Kaur Keuangan Desa Klesem.
Kaur Keuangan Desa Klesem, Erna Setyowati, diduga membawa kabur uang sisa beberapa kegiatan desa yang telah dilaksanakan, sekaligus membawa laptop dan sejumlah berkas penting milik pemerintah desa.
Kepala Desa Klesem,Muhammad Mangsuri, mengatakan Erna pergi tanpa pamit kepada kepala desa maupun keluarganya sejak 10 Desember 2025 lalu, hingga kini keberadaannya tidak diketahui.
“Dia pergi tanpa pamit kepada saya selaku kepala desa maupun keluarganya. Sejak tanggal 10 Desember 2025, sampai sekarang tidak diketahui keberadaannya,” kata Mangsuri saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2026).
Menurut Mangsuri, gelagat penggelapan sudah mulai dicurigai sejak akhir tahun 2025. Erna disebut sering tidak masuk kantor dan kerap menghindar saat bertemu dengan perangkat desa lainnya.
“Kalau tidak masuk sehari dua hari itu masih wajar. Tapi ini sampai berminggu-minggu. Akhirnya saya cari ke rumahnya, rumah sudah tertutup dan yang bersangkutan tidak ada. Keluarganya juga sebelumnya sudah berusaha mencari,” jelasnya.
Hingga kini, pihak desa belum dapat memastikan total anggaran yang diduga digelapkan. Namun dipastikan, dana tersebut berasal dari beberapa kegiatan desa yang telah dilaksanakan pada November 2025.
“Untuk total kerugian masih dalam proses penghitungan oleh tim auditor dari Inspektorat Kabupaten Pacitan,” imbuhnya.
Atas kejadian tersebut, Pemerintah Desa Klesem telah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Kebonagung, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Inspektorat Pacitan.
Selain itu, pihak desa juga telah melakukan mediasi dengan keluarga terduga pelaku yang disaksikan oleh pihak kecamatan. Dalam mediasi tersebut, keluarga Erna menyatakan kesanggupan untuk mengembalikan sebagian dana.
“Pihak keluarga, dalam hal ini kakak perempuan yang bersangkutan, telah menyerahkan uang sebesar Rp25 juta sebagai cicilan,” pungkas Mangsuri.
Diketahui, Erna Setyowati menjabat sebagai Kaur Keuangan Desa Klesem sejak tahun 2008. (Not)





















