Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Kebakaran

Antisipasi Kebakaran, Polisi Razia Napi

badge-check

 PACITAN, lensapacitan.com – Jajaran satnarkoba, Satreskrim dan satuan sabhara Polres Pacitan melakukan apel terlebih dahulu di halaman Mapolres Pacitan. Kemudian bergegas menuju rutan kelas II Pacitan. Puluhan warga binaan  hingga ruang tahanan diperiksa satu persatu. Memastikan tak adanya pemicu kebakaran. Pun benar saja, puluhan korek api diamankan petugas hasil sitaan. 

Kasat Sabhara Polres Pacitan, AKP Sukinto Herman mengatakan inspeksi tersebut bentuk antisipasi aparat akan potensi kebakaran di lingkup rutan. Pihaknya emoh, kompleks yang berada di jalan Ronggowasito itu bernasib serupa dengan Lembaga Pemasyarakatan Tangerang Selasa lalu. 

‘’Kita cek potensi kebakaran di lapas, jangan sampai terjadi di daerah kita,’’ ujar Herman.

Herman mengatakan, sedikitnya 24 korek api diamankan. Termasuk beberapa peralatan logam, seperti gunting dan hanger. Meski tak menimbulkan api secara langsung, namun dia menilai benda logam itu bisa memunculkan konsleting saat kontak listrik.

 ‘’Penyebab kebarakan salah satunya korek, jadi kita amankan, juga benda-benda logam,’’ jelasnya

Kepala Rutan Kelas IIB Pacitan Eko Ari Wibowo menambahkan, selain pemeriksaan rutin. Pemeriksaan kelistrikan juga dipantau petugas rutan. Jalur kabel dari daya 8 ribu watt itu berkala dicek petugas. Antisipasi adanya karet yang terkelupas pun terkena air. Termasuk melarang para warga binaan memasak di dalam sel. 

‘’Konsumsi kita sediakan dari dapur umum kita, wabin dilarang masak,’’ kata Eko

Saat ini, lanjut Eko, setidaknya 74 wabin diawasi lembaganya. Dua diantaranya perempuan. Pun, saban hari petugas berjaga 24 jam memastikan keamanan rutan. 

‘’Semenjak setahun terakhir saya pindah kesini, tidak pernah terjadi konsleting, tapi kita tidak boleh lengah,’’ pungkas Eko. (sgd) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi

23 Mei 2026 - 20:03 WIB

Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan

5 April 2026 - 21:25 WIB

Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari

26 Maret 2026 - 19:02 WIB

Adik Tewas Kecelakaan Karena dikejar Polisi, Akad Nikah di Ruang Jenazah RSUD Pacitan.

26 Maret 2026 - 18:58 WIB

Polisi Jadi Korban, Pemuda 22 Tahun Tersangka Bentrok Rontek Gugah Sahur di Pacitan

26 Maret 2026 - 18:56 WIB

Trending di Peristiwa