Menu

Mode Gelap
Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi Ratusan Pramuka Penggalang Meriahkan FBGC ke-14 Tingkat Kabupaten Pacitan OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka BLT DBHCHT Pacitan Dipastikan Tepat Sasaran, Buruh Tani Tembakau Jadi Prioritas Satpol PP Pacitan Perkuat Kapasitas Pemberantasan Rokok Ilegal, Gandeng Bea Cukai Madiun Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan

Insfrastruktur

Mahasiswa PMII Pacitan Desak Pemerintah Optimalisasi Pengelolaan Sampah

badge-check


 Mahasiswa PMII Pacitan Desak Pemerintah Optimalisasi Pengelolaan Sampah Perbesar

Pacitan, lensapacitan.com – Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Pacitan melakukan aksi audiensi mendesak terkait pengelolaan sampah di Pacitan, jum’at (15/3) meskipun kota ini telah meraih penghargaan Piala Adipura secara berturut-turut.

Koordinator sekaligus Ketua PMII Pacitan, Riko Andi Prasetyawan, mengecam pemerintah daerah karena dianggap tidak serius menanggapi tuntutan mereka, yang telah disampaikan dalam audiensi darurat sampah dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pacitan pada Juli 2023 lalu.

Dalam tuntutannya, PMII Pacitan menyoroti lambannya proses pembuatan Peraturan Bupati (Perbub) tentang regulasi pengelolaan sampah yang efektif dan efisien, serta kurangnya intervensi dari pemerintah terkait Tempat Pengelolaan Sampah 3R (TPS 3R) yang mangkrak. Mereka juga meminta pemerintah melakukan kampanye massif untuk menciptakan kebiasaan baru dalam pengelolaan sampah di masyarakat.

Riko juga menyoroti penghargaan Adipura yang diraih oleh Pacitan, menyebutnya hanya seremonial karena pengelolaan sampah di TPS 3R masih belum optimal. PMII mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan untuk segera memenuhi tuntutan mereka dan mengoptimalkan pengelolaan sampah melalui TPS 3R yang telah ada.

Selain itu, PMII juga mengusulkan agar Pemkab Pacitan mengupayakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor sampah, yang saat ini belum ada. Hal ini diharapkan dapat mengurangi biaya angkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) jika pengelolaan sampah dapat dikelola mulai dari sumbernya.

PMII Pacitan menegaskan bahwa Pacitan, meskipun meraih Piala Adipura ke-16, masih belum mengelola sampah dengan baik, dengan cara lama yaitu hanya ditimbun. Mereka mendorong agar pengelolaan sampah di Pacitan dioptimalkan melalui TPS 3R, bahkan jika diperlukan, desa-desa yang tidak mampu mengelola sampahnya dapat diambil alih oleh Pemkab Pacitan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Napaktilas PLTU Pacitan, SBY Tegaskan Pentingnya Ketahanan Energi Nasional

9 Februari 2026 - 12:22 WIB

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) didampingi jajaran PLN Nusantara Power saat tiba dan meninjau fasilitas PLTU Pacitan (Foto:Lensa Pacitan)

Potensi Sungai Grindulu Dijajaki untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air

22 Januari 2026 - 11:20 WIB

Pulihkan Akses Warga, Khofifah Pantau Rekonstruksi Dua Jembatan di Tambakrejo Pacitan

23 Desember 2025 - 05:10 WIB

DPRD Pacitan Sambut Baik Rencana Pembangunan Batalyon Teritorial, Nawangan Diusulkan Jadi Lokasi

20 Desember 2025 - 20:24 WIB

Jalan Lintas Arjosari–Nawangan Pacitan Hampir Rampung, Dongkrak Mobilitas dan Ekonomi Warga

19 November 2025 - 03:47 WIB

Trending di Insfrastruktur