Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Ekonomi

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

badge-check


 Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram  Perbesar

LENSA PACITAN – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Pacitan kembali mengalami kenaikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pada Kamis (11/12/2025), harga telur di tingkat pengecer tercatat mencapai Rp30 ribu per kilogram, naik sekitar Rp3 ribu dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp27 ribu per kilogram.

Daning, pedagang sembako di Pasar Arjowinangun Pacitan, menyampaikan bahwa kenaikan harga terjadi secara bertahap sejak beberapa hari terakhir.

“Sejak tadi malam naik. Awalnya Rp27 ribu, tiga hari lalu sudah jadi Rp29 ribu per kilogram,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga telur ayam ini merupakan pola tahunan yang selalu terjadi saat memasuki periode Nataru. Permintaan masyarakat meningkat, sementara pasokan yang sebagian besar dipasok dari luar daerah seperti Tulungagung, Blitar, dan Ponorogo tidak mampu mengimbangi kebutuhan pasar.

“Pedagang di sini belinya dari luar semua. Produksi Pacitan tidak sampai ke pasar,” jelasnya.

Selain faktor musiman, Daning juga menyebut program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) ikut berpengaruh pada tingginya harga telur. Pasokan telur lebih banyak diserap oleh dapur program MBG sehingga pedagang umum kesulitan mendapatkan barang.

“MBG itu cukup berdampak bagi pedagang, karena cari barangnya susah, kalah sama dapur MBG,” tambahnya.

Tidak hanya telur ayam, harga telur puyuh mengalami lonjakan lebih tajam. Dari harga normal Rp28 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp35 ribu hingga Rp37 ribu per kilogram.

Pedagang memperkirakan harga kebutuhan pokok, khususnya telur, akan kembali stabil setelah libur tahun baru selesai dan permintaan mulai menurun.(Not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah

29 Juni 2026 - 18:49 WIB

Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

26 Juni 2026 - 19:38 WIB

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Trending di Ekonomi