Menu

Mode Gelap
OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan

Ekonomi

Kios Dibongkar, PKL Jualan Ditrotoar Alun-alun Beratap Terpal

badge-check

PACITAN – lensapacitan.com, Pemandangan Alun-alun Pacitan nampak berbeda, khususnya trotoar sebelah barat ruang terbuka hijau itu ditempati sejumlah pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan. Terlihat semrawut karena keberadaan meja-kursi, tikar, dan gerobak yang menutupi fasilitas pejalan kaki tersebut.
‘’Berjualan di sini karena kios yang lama dibongkar untuk diperbaiki,’’ kata Slamet Hermawan, salah seorang PKL, Rabu (13/11/2019).
Pantauan lensapacitan.com tembok sekat antarkios hancur. Atap sengnya ditumpuk di area lapangan. Meteran listrik milik PKL dipindah ke tiang darurat. Kabel instalasi merambat di pepohonan. ‘’Kami diperbolehkan berjualan untuk sementara waktu,’’ ujarnya.
Slamet menyebut, kondisi semrawut tempat berjualan berdampak terhadap penghasilan. Untung yang dikantongi turun dibandingkan saat menempati kios. Tidak sedikit pedagang yang memilih libur tidak berjualan. ‘’Semoga perbaikan cepat selesai biar bisa jualan lagi,’’ harapnya.
Kabid Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pacitan Prayitno menjelaskan, pembongkaran kios dilakukan karena sudah tidak representatif. Konstruksi tembok mengganggu pemandangan serta lantai dan atapnya rusak.
Pihaknya memutuskan membangun kios baru di tempat yang sama. Kelak tidak akan ada tembok penyekat. Kios dibuat terbuka dengan atap dan tiang penyangga.
‘’Tujuannya menjaga estetika ruang hijau alun-alun dan kenyamanan PKL,’’ katanya.
Prayitno menambahkan, relokasi PKL sekadar menggeser tempat berjualan ke trotoar. Langkah itu hanya sementara. Pun sudah dikomunikasikan dengan satpol PP dan 15 pedagang sebagai perwakilan. ‘’Pembangunan ditarget selesai akhir tahun ini,’’ tandasnya.(not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Kelangkaan LPG 3 Kg di Pacitan Berlanjut, Antrean Panjang Mengular di Pangkalan

17 Maret 2026 - 13:47 WIB

Harga LPG 3 Kg Melebihi HET, Pemkab Pacitan Tak Berani Intervensi

17 Maret 2026 - 13:20 WIB

20.121 Penerima Bansos Desil 5 Terancam Dihapus, Skema PKH-BPNT 2026 Berubah

29 Januari 2026 - 21:48 WIB

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Trending di Ekonomi