Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

COVID-19

Selewengkan Anggaran Bencana Korona, Terancam Hukuman Mati

badge-check

PACITAN – lensapacitan.com, Kejaksaan Negeri Pacitan memberi
atensi khusus pada penggunaan anggaran penanganan pandemi korona di Pacitan.
Korps Adhyaksa bakal menindak tegas jika ada pihak yang memainkannya.
Ancamannya pun hukuman mati.
Kami mengawal
langsung, baik diminta atau tidak. Karena sudah jadi tupoksi dalam pengawasan
keuangan negara,” kata Kasi Intel Kejari Pacitan Mirzantio Erdinanda Senin
(20/4/2020).
Menurut Tyo, ada beberapa aspek penggunaan anggaran yang
rawan diselewengkan. Seperti, pencegahan dan penanggulangan bencana, jaring
pengaman sosial masyarakat, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
‘’Ketiganya sama berpotensi dan sama rawannya, jadi tidak bisa diabaikan,’’
ujarnya.
Pencegahan dan penanggulangan bencana, berpotensi dimainkan
dalam pengadaan barang dan jasa. Bisa di-mark up hingga kongkalikong dengan
penjual. Program jaring pengamanan sosial paling rawan adalah kesengajaan
melakukan salah sasaran kriteria penerima bantuan, sehingga menguntungkan pihak
tertentu. ‘’Karena kriterianya berbeda-beda di masing-masing sektor,’’
jelasnya.
Sesuai undang-undang tindak pidana korupsi (tipikor),
penyelewengan dana kebencanaan ancaman hukuman maksimalnya mati. Sehingga,
pihaknya berharap para petugas tidak bermain-main anggaran seperti motivasi
personal dan finansial. Sebab, anggaran tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan
masyarakat luas imbas pandemi korona. ‘’Kami nggak main-main,’’ tegas Tyo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi

23 Mei 2026 - 20:03 WIB

Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan

5 April 2026 - 21:25 WIB

Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari

26 Maret 2026 - 19:02 WIB

Adik Tewas Kecelakaan Karena dikejar Polisi, Akad Nikah di Ruang Jenazah RSUD Pacitan.

26 Maret 2026 - 18:58 WIB

Polisi Jadi Korban, Pemuda 22 Tahun Tersangka Bentrok Rontek Gugah Sahur di Pacitan

26 Maret 2026 - 18:56 WIB

Trending di Peristiwa