Menu

Mode Gelap
OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan

Headline

Nekat Seberangi Sungai Pakai Rakit Gedebok, Petani di Ngadirojo Tewas Tenggelam

badge-check


 Nekat Seberangi Sungai Pakai Rakit Gedebok, Petani di Ngadirojo Tewas Tenggelam Perbesar

Pacitan – Seorang petani asal Dusun Jangkrik, Desa Hadiluwih, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, ditemukan meninggal dunia usai tenggelam saat mencoba menyeberangi sungai menggunakan rakit dari batang pisang (gedebok), Jumat (16/5/2025).

Korban diketahui bernama Slamet (74), yang saat itu sedang mencari rumput bersama tetangganya, Suntoro, di seberang sungai. Saat hendak pulang, korban menolak tawaran warga yang memboncengkan motor dan memilih menyeberang sungai menggunakan rakit sederhana dari dua batang pisang.

Namun nahas, rakit yang digunakan terbawa arus deras. Saat hendak mencapai tepi barat sungai, korban diduga kesulitan naik ke daratan karena tidak bisa berpegangan kuat. Saksi yang melihat kejadian sempat memanggil korban, namun ia hilang dari pandangan.

“Korban menggunakan rakit sederhana, namun saat tiba di tepi barat, ia kesulitan naik. Arus cukup deras, dan korban akhirnya hanyut,” ungkap Kapolsek Ngadirojo, AKP Makhmuddi Kurnianto.

Pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari Polsek, Koramil, Trantib Kecamatan, Tagana, petugas Puskesmas Ngadirojo, dan warga sekitar. Jenazah akhirnya ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB di wilayah Dusun Sogo, Desa Hadiwarno, beberapa ratus meter dari lokasi awal.

Setelah diperiksa tim medis, jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak meminta proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek mengimbau warga, khususnya yang tinggal di dekat aliran sungai, agar lebih berhati-hati saat debit air tinggi.

“Jangan nekat menyeberang sungai dalam kondisi deras atau banjir. Lebih baik menunggu air surut atau mencari jalur alternatif yang aman,” pungkasnya. (not)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jembatan Harapan di Sungai Kalisat

6 Maret 2026 - 10:08 WIB

Ketua dan Pengurus KONI Pacitan Periode 2025–2029 Resmi Dilantik, Usung Semangat “KONI Bisa, Pacitan Juara

8 Februari 2026 - 10:31 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Hambat Lalu Lintas Pacitan–Ponorogo

1 Januari 2026 - 19:36 WIB

Mengusung Tema “Sluman Slumun Slamet”, Festival Rawat Jagat 4 Resmi Dibuka Wabup Pacitan

24 November 2025 - 20:35 WIB

Anggaran Rp 565 Miliar Digelontorkan, Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Pacitan Segera Dimulai

19 November 2025 - 19:53 WIB

Trending di Headline