Menu

Mode Gelap
Razia Ramadan, Petugas Gabungan Periksa Enam Rumah Kos di Pacitan. ditemukan 4 penghuni tak Ber KTP Distribusi LPG Diklaim Aman, Warga Pacitan Tetap Kesulitan Dapat Gas Melon Pemkab Pacitan Luncurkan Program Sekolah Sak Ngajine, Integrasikan Madrasah Diniyah ke Sekolah Formal Lima Hari Hilang, Pemuda Pacitan Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Grindulu Inspektorat Pacitan Panggil Perangkat Desa, Evaluasi Pengelolaan Keuangan Tahun 2025 Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Tepi Sungai Grindulu Pacitan

Pendidikan

Hari Pertama Tatap Muka, Aji Jadi Guru SD

badge-check

PACITAN – lensapacitan.com, Sosok pria mengenakan
kain batik itu nampak menjadi pusat perhatian. Berdiri menghadap papan putih,
tangannya tak berhenti menulis beberapa kalimat sembari diucap keras-keras.
Beberapa bocah mengenakan seragam merah putih pun nampak bergeming
memperhatikan pengetahuan yang diberikan. Terlebih bukan sembarang guru, sang
pengajar itu turut merangkap jabatan bupati Pacitan.

Di hari kedua
pembelajaran tatap muka (PTM) (2/9/2021), Indrata Nur Bayuaji menyempatkan
diri meninjau beberapa sekolah di Pacitan. Tak hanya sidak, dia menyempatkan diri
memberikan materi protokol kesehan (prokes) pada siswa di SDN Sedeng 1 dan 2,
kecamatan Pacitan. Antisipasi penularan hingga pentingnya vaksinasi. Maklum,
meski kembali dimulai namun sekolah klasikal kali ini berjalan dimasa pandemi
covid-19. 

‘’Kita pesan pada kepala sekolah dan guru, untuk mengedukasi
anak-anak akan protokol kesehatan, agar bisa tau dan bisa mengingatkan,’’
ungkap Aji

Jadi tahap uji coba
PTM masa pandemi, Aji berharap para pengajar tak membebankan siswa dengan
materi pendidikan berlebih. Pun, sementar fokus akan penyampaian materi
kesehatan. Serta membiasakan kembali bersekolah. Terlebih, 1.5 tahun
belakangan, pembelajaran dilakukan via dalam jaringan (daring). 

‘’Tentunya Kita
juga berusaha mengejar ketinggalan materi pelajaran yang selama ini lewat
daring,’’ paparnya

Aji tak menampik, pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang selama
ini digelar tak sepenuhnya maksimal. Terbatasnya jaringan hingga topografi
membuat pelaksanaan model pembelajaran sulit diterapkan. Alhasil, pas
menurutnya PTM kembali dilakukan. Menjawab harapaman siswa akan rindunya
kembali ke sekolah. Meskipun, dengan pembatasan kegiatan. 


‘’Setiap minggu kita
akan evaluasi dan mudah-mudahan kita bisa kerjasama dari semua pihak hasilnya
baik dan segera bisa semua berjalan normal,’’ pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pembangunan Sekolah Rakyat Pacitan Dimulai, Target Rampung Agustus 2026

13 Januari 2026 - 12:50 WIB

Transmisi Spensajos, Inovasi SMPN 1 Arjosari Pacitan Akses Informasi Sekolah Lewat WhatsApp

28 Desember 2025 - 04:51 WIB

Sebagian Sekolah di Pacitan Belum Kebagian Smartboard, Distribusi Masih Berproses

28 November 2025 - 19:59 WIB

SMP Negeri 2 Arjosari Raih Top 15 Inotek Award Jatim 2025, Camat: Bukti Pelajar Pacitan Mampu Bersaing di Provinsi

19 November 2025 - 04:42 WIB

Pelajar SMP se-Kecamatan Ngadirojo Ikuti Pelatihan Fashion Show

30 Oktober 2025 - 18:24 WIB

Trending di Pendidikan