Menu

Mode Gelap
Razia Ramadan, Petugas Gabungan Periksa Enam Rumah Kos di Pacitan. ditemukan 4 penghuni tak Ber KTP Distribusi LPG Diklaim Aman, Warga Pacitan Tetap Kesulitan Dapat Gas Melon Pemkab Pacitan Luncurkan Program Sekolah Sak Ngajine, Integrasikan Madrasah Diniyah ke Sekolah Formal Lima Hari Hilang, Pemuda Pacitan Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Grindulu Inspektorat Pacitan Panggil Perangkat Desa, Evaluasi Pengelolaan Keuangan Tahun 2025 Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Tepi Sungai Grindulu Pacitan

Ekonomi

Penutupan Pasar Hewan di Pacitan Akibat PMK, Dodik Prahcoyo: Belum Jadi Solusi Tepat

badge-check


 Penutupan Pasar Hewan di Pacitan Akibat PMK, Dodik Prahcoyo: Belum Jadi Solusi Tepat Perbesar

PACITAN – Penutupan pasar hewan akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang sapi menjadi sorotan anggota Komisi I DPRD Pacitan, Dodik Prahcoyo. Menurutnya, kebijakan tersebut belum mampu memberikan solusi yang tepat untuk mengatasi dampak wabah.

Penutupan pasar hewan tak hanya menghentikan aktivitas jual beli sapi, tetapi juga kambing dan hewan ternak lainnya. Situasi ini berdampak besar pada petani dan pedagang yang menggantungkan hidupnya pada perdagangan hewan ternak.

“Makanya, penutupan pasar itu belum menjadi solusi yang tepat,” ujar Dodik Prahcoyo, anggota DPRD Pacitan dari Fraksi PKB, pada Kamis (23/1).

Ia menekankan perlunya pendampingan yang lebih kuat dari pihak terkait untuk para petani. “Saat ini, petani membutuhkan penyuluhan yang dapat menguatkan mental mereka. Perlu koordinasi intensif dengan dinas terkait untuk mendukung langkah-langkah seperti vaksinasi, penyuluhan, hingga edukasi,” imbuhnya.

Menurut Dodik, komunikasi yang baik antara pemerintah, dinas terkait, dan para petani harus terus dibangun. Selain itu, petani juga diharapkan lebih aktif dan kooperatif dalam menjalankan program-program penanggulangan PMK.

“Semua pihak harus bekerja sama agar target dan kesuksesan dalam menanggulangi wabah PMK ini dapat tercapai,” tegas Dodik. (not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

20.121 Penerima Bansos Desil 5 Terancam Dihapus, Skema PKH-BPNT 2026 Berubah

29 Januari 2026 - 21:48 WIB

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Harga Cabai di Pacitan Melejit Dua Kali Lipat, Pedagang dan Warga Menjerit

3 Desember 2025 - 19:31 WIB

25 Ribu Warga Pacitan Dicoret dari BLTS Kesra, Verifikasi Dilakukan di Tingkat Desa

30 November 2025 - 15:14 WIB

Program MBG Buka Lapangan Kerja, Warga Pacitan Kini Punya Pekerjaan Tetap

27 November 2025 - 21:23 WIB

Trending di Ekonomi