Menu

Mode Gelap
Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon Kelangkaan LPG 3 Kg di Pacitan Berlanjut, Antrean Panjang Mengular di Pangkalan Harga LPG 3 Kg Melebihi HET, Pemkab Pacitan Tak Berani Intervensi Mobil Warga Nawangan Pacitan Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik Razia Ramadan, Petugas Gabungan Periksa Enam Rumah Kos di Pacitan. ditemukan 4 penghuni tak Ber KTP Distribusi LPG Diklaim Aman, Warga Pacitan Tetap Kesulitan Dapat Gas Melon

Pendidikan

30 Santriwan-Santriwati Ponpes Tremas Diwisuda Maharla Ula

badge-check

ARJOSARI, Lensapacitan.com- Ma’had Aly Al-Tarmasi menggelar sidang senat terbuka dalam rangka wisuda maharlah ula (m-1) angkatan ke-2 Takhasus Fiqh Ushuluhu tahun 2021. Pengasuh Pondok Tremas sekaligus Mudir Ma’had Aly Al-Tarmasi KH.Luqman Al-Hakim Haris Dimyathi mengatakan, ada 20 santriwan dan 10 santriwati yang wisuda tahun ini.

 ‘’Wisuda ini yang kedua. Artinya civil effect Ma’had Aly sudah diakuai oleh negara untuk kali kedua,’’ kata Gus Luqman –sapaan KH.Luqman Al-Hakim Dimyathi- pada Senin (1/11). 

Dia menambahkan Ma’had Aly Al-Tarmasi merupakan lembaga pendidikan yang didirikan Perguruan Islam Pondok Tremas dengan berbasis pesantren kitab kuning. Adapun targetnya mendalami kitab kuning dan penguatan fikih dan ushul fikih. Sehingga menciptakan lulusan yang ahli dalam bidang ilmu agama Islam (mutafaqqih fiddin)

 ‘’Artinya dalam negara sarjana agama kalau di kita mutafaqqih menjadi ahli fikih, ahli hukum islam dan tokoh masyarakat menjadi kiai lalu ulama,’’ ujarnya.

Gus Luqman berpesan kepada santriwan dan santriwati yang telah diwisuda untuk terus mengembangkan keilmuanya. Dirinya juga mendorong santrinya itu untuk terus mengabdi kepada pesantren, umat islam, masyarakat serta negara. 

‘’Semoga ilmu yang diperoleh bisa mengantarkan mereka berkiprah di BUMN atau bank-bank yang berbasis syariah islam. Serta meraih apa yang dicita-citakan,’’ harapnya. 

Sementara itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap  ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat bagi diri sendiri, agama dan bangsa Indonesia. Dia juga mendorong santri untuk terus mengembangkan dan meningkatkan ilmu pengetahuannya sesuai dengan keadaan zaman digital. 

‘’Agar ke depan santri tidak gagap dan survive menjalani kehidupan. Karena ke depan serba digital. Jadi, santri harus pandai beradaptasi dalam perkembangan zaman,’’ terang menag via zoom.

Dalam wisuda maharlah ula itu turut dihadiri secara tatap muka oleh Sekda Pacitan Heru Wiwoho, Penasehat Assosiasi Ma’had Aly Indonesia Ahmad Fachrur Rozi yang menjadi keynote speaker dan para pengasuh ponpes Tremas(nch/not/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pembangunan Sekolah Rakyat Pacitan Dimulai, Target Rampung Agustus 2026

13 Januari 2026 - 12:50 WIB

Transmisi Spensajos, Inovasi SMPN 1 Arjosari Pacitan Akses Informasi Sekolah Lewat WhatsApp

28 Desember 2025 - 04:51 WIB

Sebagian Sekolah di Pacitan Belum Kebagian Smartboard, Distribusi Masih Berproses

28 November 2025 - 19:59 WIB

SMP Negeri 2 Arjosari Raih Top 15 Inotek Award Jatim 2025, Camat: Bukti Pelajar Pacitan Mampu Bersaing di Provinsi

19 November 2025 - 04:42 WIB

Pelajar SMP se-Kecamatan Ngadirojo Ikuti Pelatihan Fashion Show

30 Oktober 2025 - 18:24 WIB

Trending di Pendidikan