Menu

Mode Gelap
Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi Ratusan Pramuka Penggalang Meriahkan FBGC ke-14 Tingkat Kabupaten Pacitan OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka BLT DBHCHT Pacitan Dipastikan Tepat Sasaran, Buruh Tani Tembakau Jadi Prioritas Satpol PP Pacitan Perkuat Kapasitas Pemberantasan Rokok Ilegal, Gandeng Bea Cukai Madiun Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan

Insfrastruktur

Ratusan Warga Karangmulyo Kini Nikmati Air Bersih Berkat Program SPAM

badge-check


 Ratusan Warga Karangmulyo Kini Nikmati Air Bersih Berkat Program SPAM Perbesar

Sudimoro – Setelah bertahun-tahun mengalami kesulitan air bersih, warga Desa Karangmulyo, Kecamatan Sudimoro, kini dapat bernapas lega. Program Dana Alokasi Khusus (DAK) berupa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) telah menjadi solusi jangka panjang bagi sekitar 153 rumah di Dusun Baras dan Dusun Tengger.

Dengan adanya SPAM, aktivitas warga yang sebelumnya menghabiskan waktu untuk mencari air bersih kini berkurang drastis. Watini Anggraini, warga Dusun Baras, mengungkapkan rasa syukurnya atas perubahan ini.

“Dulu kami harus berjalan sejauh satu kilometer untuk mengambil air. Sekarang, air bersih sudah mengalir langsung ke rumah,” ujar Watini dengan wajah sumringah.

Sebelum adanya program ini, warga terpaksa mencari sumber air jauh dari pemukiman atau membeli air dengan harga sekitar Rp 80 ribu untuk kebutuhan lima hari. Namun, dengan aliran air yang kini lancar hingga depan rumah, kebutuhan air bersih saat musim kemarau panjang dapat terpenuhi dengan lebih mudah.

Manan, Sekretaris Desa Karangmulyo, menjelaskan bahwa meski dua dusun sudah mendapatkan manfaat SPAM, Dusun Rumpon masih membutuhkan perhatian pemerintah.

“Untuk Baras dan Tengger, masalah air bersih sudah teratasi. Namun, Dusun Rumpon masih memerlukan solusi karena sumber air di sana kering saat kemarau,” jelasnya.

Tidak hanya Karangmulyo, SPAM juga direalisasikan di Desa Klepu, Kecamatan Sudimoro. Menurut Camat Sudimoro, Muhammad Taufik Effendi, program ini telah membantu ribuan jiwa di wilayah tersebut.

“Allhamdulillah, masyarakat di dua desa ini kini merasakan manfaat besar dari SPAM. Harapannya, program ini dapat terus berlanjut untuk menjangkau wilayah lain yang masih kekurangan air bersih,” ungkapnya.

Di tingkat kabupaten, SPAM tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,9 miliar untuk sembilan desa di Pacitan. Program ini bertujuan untuk mengatasi masalah kekeringan yang menjadi tantangan utama masyarakat Kota 1001 Goa selama bertahun-tahun.(not/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Napaktilas PLTU Pacitan, SBY Tegaskan Pentingnya Ketahanan Energi Nasional

9 Februari 2026 - 12:22 WIB

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) didampingi jajaran PLN Nusantara Power saat tiba dan meninjau fasilitas PLTU Pacitan (Foto:Lensa Pacitan)

Potensi Sungai Grindulu Dijajaki untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air

22 Januari 2026 - 11:20 WIB

Pulihkan Akses Warga, Khofifah Pantau Rekonstruksi Dua Jembatan di Tambakrejo Pacitan

23 Desember 2025 - 05:10 WIB

DPRD Pacitan Sambut Baik Rencana Pembangunan Batalyon Teritorial, Nawangan Diusulkan Jadi Lokasi

20 Desember 2025 - 20:24 WIB

Jalan Lintas Arjosari–Nawangan Pacitan Hampir Rampung, Dongkrak Mobilitas dan Ekonomi Warga

19 November 2025 - 03:47 WIB

Trending di Insfrastruktur