Menu

Mode Gelap
Razia Ramadan, Petugas Gabungan Periksa Enam Rumah Kos di Pacitan. ditemukan 4 penghuni tak Ber KTP Distribusi LPG Diklaim Aman, Warga Pacitan Tetap Kesulitan Dapat Gas Melon Pemkab Pacitan Luncurkan Program Sekolah Sak Ngajine, Integrasikan Madrasah Diniyah ke Sekolah Formal Lima Hari Hilang, Pemuda Pacitan Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Grindulu Inspektorat Pacitan Panggil Perangkat Desa, Evaluasi Pengelolaan Keuangan Tahun 2025 Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Tepi Sungai Grindulu Pacitan

Ekonomi

Pasar Arjosari, Pasar Tradisional Yang Mampu Bertahan Dengan Gempuran Retail Modern

badge-check


 Pasar Arjosari, Pasar Tradisional Yang Mampu Bertahan Dengan Gempuran Retail Modern Perbesar

Arjosari, lensapacitan.com, Pasar tradisional di Pacitan masih menjadi penyangga utama ekonomi bagi banyak warga. Salah satunya adalah Pasar Arjosari yang berada di Kecamatan Arjosari, Pacitan. Pasar ini berperan penting dalam mempercepat perputaran uang di daerah tersebut dan menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi warga setempat. Meskipun berdampingan dengan minimarket dan toko berjejaring, pasar ini tetap mampu menarik minat pengunjung setiap harinya.

Umi Hasna, seorang pengunjung setia Pasar Arjosari, mengungkapkan alasannya lebih memilih berbelanja di pasar tradisional. “Di pasar kita bisa tawar-menawar harga, sementara kalau di toko kan sudah pasti sesuai harga tertera,” katanya pada Kamis (31/10/2024).

Pasar Arjosari terletak strategis di jantung Kecamatan Arjosari dan dilalui oleh beberapa jalur penting, seperti jalur provinsi Pacitan-Ponorogo dan Arjosari-Purwantoro. Dekatnya lokasi pasar dengan pondok pesantren dan destinasi wisata air hangat juga menambah daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Susanti, salah satu pengunjung yang baru saja mudik, mengatakan, “Sekarang makin ramai saja di sini, banyak juga orang yang berjualan di sekitar pasar.”

Pasar ini juga memiliki dua hari pasaran khusus, yaitu pada hari Pon dan Kliwon, yang menjadi magnet bagi pedagang dan pembeli dari berbagai wilayah. Pada hari tersebut, suasana pasar jauh lebih ramai dengan aktivitas jual beli yang lebih dinamis.

Acep Suherman, Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Pacitan, menekankan pentingnya kenyamanan pengunjung.

Baca juga: SPAM Atasi Krisis Air di Empat Dusun Desa Sedayu, Arjosari

“Kami berupaya menyediakan fasilitas yang memadai seperti lahan parkir, toilet, musala, dan pos informasi, demi kenyamanan pengunjung dan pedagang di Pasar Arjosari,” ujarnya.

Acep juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah merencanakan konsep baru untuk pasar ini, yaitu pengembangan area sentra kuliner.

“Kami mendorong pedagang kuliner dan pakaian untuk berjualan di sini, agar pasar ini bisa menjadi pusat tujuan belanja sekaligus wisata kuliner bagi masyarakat Pacitan,” pungkasnya.

Dengan konsep ini, Pasar Arjosari diharapkan dapat menjadi pusat ekonomi dan destinasi wisata belanja di Pacitan, yang tidak hanya memberi manfaat bagi pedagang, tetapi juga memberikan pengalaman berbelanja yang lebih berkesan bagi pengunjung.(not)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

20.121 Penerima Bansos Desil 5 Terancam Dihapus, Skema PKH-BPNT 2026 Berubah

29 Januari 2026 - 21:48 WIB

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Harga Cabai di Pacitan Melejit Dua Kali Lipat, Pedagang dan Warga Menjerit

3 Desember 2025 - 19:31 WIB

25 Ribu Warga Pacitan Dicoret dari BLTS Kesra, Verifikasi Dilakukan di Tingkat Desa

30 November 2025 - 15:14 WIB

Program MBG Buka Lapangan Kerja, Warga Pacitan Kini Punya Pekerjaan Tetap

27 November 2025 - 21:23 WIB

Trending di Ekonomi