Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Ekonomi

Pasar Arjosari, Pasar Tradisional Yang Mampu Bertahan Dengan Gempuran Retail Modern

badge-check


 Pasar Arjosari, Pasar Tradisional Yang Mampu Bertahan Dengan Gempuran Retail Modern Perbesar

Arjosari, lensapacitan.com, Pasar tradisional di Pacitan masih menjadi penyangga utama ekonomi bagi banyak warga. Salah satunya adalah Pasar Arjosari yang berada di Kecamatan Arjosari, Pacitan. Pasar ini berperan penting dalam mempercepat perputaran uang di daerah tersebut dan menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi warga setempat. Meskipun berdampingan dengan minimarket dan toko berjejaring, pasar ini tetap mampu menarik minat pengunjung setiap harinya.

Umi Hasna, seorang pengunjung setia Pasar Arjosari, mengungkapkan alasannya lebih memilih berbelanja di pasar tradisional. “Di pasar kita bisa tawar-menawar harga, sementara kalau di toko kan sudah pasti sesuai harga tertera,” katanya pada Kamis (31/10/2024).

Pasar Arjosari terletak strategis di jantung Kecamatan Arjosari dan dilalui oleh beberapa jalur penting, seperti jalur provinsi Pacitan-Ponorogo dan Arjosari-Purwantoro. Dekatnya lokasi pasar dengan pondok pesantren dan destinasi wisata air hangat juga menambah daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Susanti, salah satu pengunjung yang baru saja mudik, mengatakan, “Sekarang makin ramai saja di sini, banyak juga orang yang berjualan di sekitar pasar.”

Pasar ini juga memiliki dua hari pasaran khusus, yaitu pada hari Pon dan Kliwon, yang menjadi magnet bagi pedagang dan pembeli dari berbagai wilayah. Pada hari tersebut, suasana pasar jauh lebih ramai dengan aktivitas jual beli yang lebih dinamis.

Acep Suherman, Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Pacitan, menekankan pentingnya kenyamanan pengunjung.

Baca juga: SPAM Atasi Krisis Air di Empat Dusun Desa Sedayu, Arjosari

“Kami berupaya menyediakan fasilitas yang memadai seperti lahan parkir, toilet, musala, dan pos informasi, demi kenyamanan pengunjung dan pedagang di Pasar Arjosari,” ujarnya.

Acep juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah merencanakan konsep baru untuk pasar ini, yaitu pengembangan area sentra kuliner.

“Kami mendorong pedagang kuliner dan pakaian untuk berjualan di sini, agar pasar ini bisa menjadi pusat tujuan belanja sekaligus wisata kuliner bagi masyarakat Pacitan,” pungkasnya.

Dengan konsep ini, Pasar Arjosari diharapkan dapat menjadi pusat ekonomi dan destinasi wisata belanja di Pacitan, yang tidak hanya memberi manfaat bagi pedagang, tetapi juga memberikan pengalaman berbelanja yang lebih berkesan bagi pengunjung.(not)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah

29 Juni 2026 - 18:49 WIB

Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

26 Juni 2026 - 19:38 WIB

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Trending di Ekonomi