Menu

Mode Gelap
OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan

Ekonomi

Pemerintah Kabupaten Pacitan Prioritaskan Perlindungan Sosial Bagi Ribuan Nelayan

badge-check


 Pemerintah Kabupaten Pacitan Prioritaskan Perlindungan Sosial Bagi Ribuan Nelayan Perbesar

Pacitan – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan, Pemerintah Kabupaten Pacitan memberikan perlindungan sosial kepada ribuan nelayan di wilayah tersebut. Melalui program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek), pemerintah berupaya memastikan para nelayan mendapatkan jaminan keselamatan kerja, yang dinilai sangat membantu kebutuhan keluarga mereka.

Suyadi (35), seorang nelayan asal Pacitan, mengungkapkan bahwa perhatian dari pemerintah ini sangat bermanfaat. “Kami sangat berharap program ini bisa terus berlanjut, karena sangat membantu kami dalam menghadapi risiko di laut,” ujarnya.

Program Jamsostek ini mulai dijalankan pada November 2023, sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 105 Tahun 2023. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan, Bambang Marhendrawan, menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap nelayan dengan mengalokasikan dana APBD Pacitan. Setiap bulannya, pemerintah membayar iuran Jamsostek sebesar Rp 16.800 per nelayan.

“Dana yang dialokasikan mencapai ratusan juta rupiah dan digunakan untuk membiayai perlindungan sosial bagi sekitar 2.500 nelayan di berbagai kecamatan di Pacitan,” kata Bambang pada Rabu (23/10).

Program perlindungan ini berlaku selama 14 bulan, dimulai pada November 2023 hingga Desember 2024. Selain perlindungan ketenagakerjaan, pemerintah juga memberikan dukungan lainnya, seperti akses permodalan dan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan hasil tangkapan nelayan.

Bambang menambahkan bahwa selain dari Jamsostek, pemerintah juga mengembangkan usaha-usaha pengolahan ikan untuk memberikan nilai tambah pada hasil panen. Dengan demikian, para nelayan dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka.

Perlindungan dan dukungan bagi nelayan ini dianggap penting karena peran mereka sebagai penggerak ekonomi daerah. Kabupaten Pacitan yang dikenal sebagai Kota 1001 Goa memiliki potensi kelautan yang besar, dan upaya pemerintah ini diharapkan mampu memperkuat sektor perikanan serta memberikan keamanan dan kesejahteraan bagi para nelayan di wilayah tersebut. (not/adv)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Kelangkaan LPG 3 Kg di Pacitan Berlanjut, Antrean Panjang Mengular di Pangkalan

17 Maret 2026 - 13:47 WIB

Harga LPG 3 Kg Melebihi HET, Pemkab Pacitan Tak Berani Intervensi

17 Maret 2026 - 13:20 WIB

20.121 Penerima Bansos Desil 5 Terancam Dihapus, Skema PKH-BPNT 2026 Berubah

29 Januari 2026 - 21:48 WIB

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Trending di Ekonomi