Menu

Mode Gelap
Razia Ramadan, Petugas Gabungan Periksa Enam Rumah Kos di Pacitan. ditemukan 4 penghuni tak Ber KTP Distribusi LPG Diklaim Aman, Warga Pacitan Tetap Kesulitan Dapat Gas Melon Pemkab Pacitan Luncurkan Program Sekolah Sak Ngajine, Integrasikan Madrasah Diniyah ke Sekolah Formal Lima Hari Hilang, Pemuda Pacitan Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Grindulu Inspektorat Pacitan Panggil Perangkat Desa, Evaluasi Pengelolaan Keuangan Tahun 2025 Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Tepi Sungai Grindulu Pacitan

Peristiwa

Lagi, Pekerja Tambang GLI Tewas Tertimpa Runtuhan Terowongan

badge-check


TULAKAN, lensapacitan.com, Kecelakaan kerja terjadi di lokasi tambang PT Gemilang Limpah Internusa (GLI), Desa Kluwih, Tulakan. Satu orang tewas akibat tertimpa reruntuhan terowongan sementara tiga lainnya luka-luka.

“Ada empat orang (korban). yang satunya meninggal, Yang satu kena kakinya  patah dan yang dua luka ringan,” terang Kapolsek Tulakan AKP Umaryono senin (05/07/2022).
Umar menjelaskan kejadian sekira Pukul 13.10 wib, saat setelah selesai jam istirahat , pekerja mulai melaksanakan aktifitasnya kembali, pada saat mencangkul matrial tanah di bawah terowongan  yang akan dinaikan ke lori yg berjarak sedalam  600 meter, Saat itulah diduga langit-langit terowongan runtuh. bagian atas terowongan tersebut yang terdiri dari material batu dan tanah mengenai kepala dan kaki korban 
“Material batu dan tanah mengenai kepala dan kaki korban. Selanjutnya saksi berteriak minta tolong dan korban di larikan ke Puskesmas Ngadirojo,” lanjutnya. 
Korban meningal dunia diketahuai bernama Sukatno, 36  warga Dusun Pinggir Desa Kluwih, kecamtan Tulakan, adapun korba luka  patah kaki bernama Sugeng, (45 ) warga Dusun Brungkah Desa Pagerejo Kec. Ngadirojo, serta Setiawan, 32  warga Dusun Pinggir Desa Kluwih dan Imron Ardianto warga Dusun Brungkah Desa Pagerejo Kecamatan  Ngadirojo  mengalami luka ringan.”  yang luka saat ini dirawat di Puskesmas Ngadirojo dan jenazah sudah dikembalikan ke keluarga untuk disemayamkan”.tambahnya.
Pascakejadian kapolsek bersama beberapa personel mendatangi TKP. Pascamusibah yang menelan korban jiwa tersebut, aktivitas pertambangan diistirahatkan sementara. Petugas memasang garis polisi di pintu terowongan.”kami  menutup lokasi kejadian(tambang) sampai waktu yang tidak dapat ditentukan,”tutupnya. (yon/not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lima Hari Hilang, Pemuda Pacitan Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Grindulu

11 Maret 2026 - 11:39 WIB

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Tepi Sungai Grindulu Pacitan

11 Maret 2026 - 11:34 WIB

Kecelakaan Maut di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter

18 Februari 2026 - 23:48 WIB

Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades

15 Januari 2026 - 19:24 WIB

Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin

15 Januari 2026 - 19:07 WIB

Trending di Peristiwa