Menu

Mode Gelap
Razia Ramadan, Petugas Gabungan Periksa Enam Rumah Kos di Pacitan. ditemukan 4 penghuni tak Ber KTP Distribusi LPG Diklaim Aman, Warga Pacitan Tetap Kesulitan Dapat Gas Melon Pemkab Pacitan Luncurkan Program Sekolah Sak Ngajine, Integrasikan Madrasah Diniyah ke Sekolah Formal Lima Hari Hilang, Pemuda Pacitan Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Grindulu Inspektorat Pacitan Panggil Perangkat Desa, Evaluasi Pengelolaan Keuangan Tahun 2025 Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Tepi Sungai Grindulu Pacitan

Bencana Alam

Terjebak Longsor, Keluarga yang Baru Sambut Kelahiran Bayi Tertahan 3 Jam di Pacitan

badge-check


 Sejumlah Kendaraan Terjebak Macet di Jalan Pacitan - Purwantoro (foto: istimewa) Perbesar

Sejumlah Kendaraan Terjebak Macet di Jalan Pacitan - Purwantoro (foto: istimewa)

Pacitan, Lensapacitan.com – Kebahagiaan pasangan Edy dan Anggun atas kelahiran putri mereka harus diuji oleh situasi tak terduga. Pasutri asal Kecamatan Nawangan, Pacitan ini terpaksa tertahan hingga tiga jam akibat longsor yang menutup jalan provinsi di Desa Gondang, Kecamatan Nawangan, Minggu (15/12/2024) malam.

Putri pertama mereka lahir di sebuah klinik bersalin di Kecamatan Kota pada Minggu siang. Dalam perjalanan pulang menuju Nawangan, hujan deras tak kunjung reda, membuat perjalanan terasa penuh tantangan. Ketika melintasi Desa Gondang, longsor terjadi dan menutup akses jalan utama.

“Namanya musibah, ya harus sabar. Kami menunggu di rumah warga sampai jalan bisa dilalui lagi,” ujar Edy kepada Lensapacitan.com.

Kondisi semakin sulit lantaran terdapat empat titik longsor di sepanjang jalur tersebut. Keluarga itu akhirnya bertahan di rumah warga selama hampir tiga jam hingga alat berat tiba untuk membersihkan material longsor.

“Alhamdulillah, bayinya tidak rewel meski harus menunggu lama,” tambahnya.

Selama menunggu akses jalan terbuka, Edy sempat mampir ke rumah orang tuanya di Desa Mlati, Kecamatan Arjosari. Informasi yang diterima, sekitar pukul 20.30 WIB jalan di lokasi tersebut sudah dapat dilalui secara bergantian setelah pembersihan dilakukan oleh BPBD, TNI/Polri, dan warga setempat.

Kapolsek Nawangan, Ipda Yuyun Krisdiantoro, memastikan bahwa normalisasi jalur telah berlangsung hingga malam hari. “Kami masih di lokasi bersama tim untuk memastikan kelancaran lalu lintas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Pacitan PU Bina Marga Jatim, Budi Harisantoso, menjelaskan pihaknya telah mengerahkan satu unit alat berat untuk menangani longsor di jalur Arjosari-Nawangan.

“Selain di Gondang, alat berat juga dikerahkan ke jalur Pacitan-Ponorogo di Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo, yang juga terdampak longsor,” jelasnya.

Hujan deras yang melanda wilayah Pacitan memang memicu sejumlah titik longsor di daerah rawan. Meski demikian, kerja sama antara warga, aparat, dan relawan berhasil membuka kembali akses jalan dalam waktu relatif singkat. Kini, keluarga kecil Edy-Anggun dapat melanjutkan perjalanan pulang ke Nawangan dengan selamat.(not)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan

10 Februari 2026 - 14:55 WIB

Bupati Pacitan Tinjau Rumah Warga Terdampak Gempa di Desa Menadi

6 Februari 2026 - 14:10 WIB

Warga Desa Kembang Latihan Tanggap Darurat Gempa dan Tsunami di Watu Mejo

25 September 2025 - 23:23 WIB

BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Pucangombo Tegalombo

23 September 2025 - 23:41 WIB

Camat Tulakan Imbau Warga Waspadai Longsor Akibat Hujan Deras

31 Juli 2025 - 21:07 WIB

Trending di Bencana Alam