Menu

Mode Gelap
Kecelakaan Maut di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr Napaktilas PLTU Pacitan, SBY Tegaskan Pentingnya Ketahanan Energi Nasional PCNU Pacitan Gandeng RSU Medical Mandiri Gelar Pengobatan Gratis di Harlah NU

Ekonomi

Serapan Tenaga Kerja Lokal PLTU Pacitan Minim

badge-check

PACITAN, lensapacitan.com, Pembangunan Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pacitan atau yang saat ini bertransformasi menjadi PLN Nusantara Power Unit Pembangkit (UP) Pacitan ternyata belum berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Pasalnya dengan adanya pembangunan ini, masyarakat sekitar sulit mendapatkan lapangan pekerjaan.

Keberadaan PLTU Pacitan ini diharapkan membuat tingkat pengangguran di Pacitan menurun. Maklum, tingkat pengangguran di kabupaten ini mencapai 3.65 persen atau 13.092 jiwa.

Pasalnya pembangkit listrik di wilayah pacitan timur itu dinilai masih banyak mendatangkan pekerja dari luar daerah. Sementara warga Pacitan belum maksimal dilibatkan dalam objek strategis nasional tersebut.

Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) mencatat. 301 orang bekerja di PLTU Pacitan terdiri dari 286 tenaga kerja laki-laki dan 15 perempuan, meskipun lebih banyak warga lokal namun jarang ditemui menjadi bagian dari managerial PLTU, Selebihnya posisi managerial maupun tenaga teknis lebih banyak diisi oleh tenaga kerja luar daerah.” sebetulnya tidak terlalu banyak menyerap tenaga kerja,”kata Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disdagnaker Pacitan Supriyono kemarin (15/6).

Supriyono menyebut, tenaga kerja luar daerah menempati jabatan profesi bidang Manager, Direksi, Konsultan, teknisi hingga supervisor. 

sementara itu tenaga kerja lokal diposisikan menjadi tenaga administrasi maupun buruh. sehingga terjadi ketimpangan antara tenaga kerja lokal dan tenaga kerja luar daerah, yang menempatkan tenaga kerja lokal hanya sebagai pesuruh.”tenaga kerja lokal lebih banyak posisi buruh dan administrasi,” tambahnya.

Sampai saat itu terdapat ratusan pekerja luar daerah yang bekerja di PLTU sejak awal proyek itu berdiri di Pacitan pada tahun 2007 lalu. paling banyak di tempatkan bidang teknik pengoperasian pembangkit listrik selama tiga tahun.”belum banyak menyerap tenaga kerja lokal, soal itu kewenangan PLTU sendiri,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

20.121 Penerima Bansos Desil 5 Terancam Dihapus, Skema PKH-BPNT 2026 Berubah

29 Januari 2026 - 21:48 WIB

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Harga Cabai di Pacitan Melejit Dua Kali Lipat, Pedagang dan Warga Menjerit

3 Desember 2025 - 19:31 WIB

25 Ribu Warga Pacitan Dicoret dari BLTS Kesra, Verifikasi Dilakukan di Tingkat Desa

30 November 2025 - 15:14 WIB

Program MBG Buka Lapangan Kerja, Warga Pacitan Kini Punya Pekerjaan Tetap

27 November 2025 - 21:23 WIB

Trending di Ekonomi