Pacitan – Sungai Grindulu yang berada di Desa Pucangombo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, mulai dijajaki sebagai lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Penjajakan tersebut ditandai dengan survei teknis yang dilakukan pada Kamis (22/1/2026) di wilayah Dusun Pager dan Dusun Mojo.
Survei rencana pembangunan PLTA Grindulu Pump Storage (PS) berkapasitas 4×250 Megawatt itu dilakukan oleh PLN Pusat bersama PLN Regional Jawa Timur, PLN ULP Pacitan, serta konsultan dari Austria dan Jepang.
Tim survei mendatangi sejumlah titik di sepanjang Sungai Grindulu sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 14.00 WIB. Survei tersebut masih bersifat awal untuk melihat potensi aliran sungai serta kondisi lingkungan sekitar sebagai bahan kajian lanjutan.
Camat Tegalombo, Edi Wasana, menyambut baik rencana pembangunan PLTA tersebut. Menurutnya, jika nantinya terealisasi, keberadaan PLTA tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan listrik, tetapi juga berpotensi mendukung sektor lain.
“Kalau benar-benar terwujud, ini bisa membawa manfaat besar. Selain listrik semakin memadai, juga bisa dikembangkan untuk wisata dan mendukung irigasi pertanian,” ujar Edi.
Meski demikian, Edi menegaskan bahwa rencana tersebut masih berada pada tahap survei awal. Sejumlah kajian teknis dan kelayakan masih harus dilakukan sebelum pembangunan bisa direalisasikan.
“Ini baru survei awal, belum ke tahap berikutnya. Soal layak atau tidak, masih dalam proses kajian,” tandasnya.
Rencana pembangunan PLTA Grindulu diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pengembangan energi terbarukan di Pacitan, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar Sungai Grindulu. (not)





















