Menu

Mode Gelap
Kecelakaan Maut di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr Napaktilas PLTU Pacitan, SBY Tegaskan Pentingnya Ketahanan Energi Nasional PCNU Pacitan Gandeng RSU Medical Mandiri Gelar Pengobatan Gratis di Harlah NU

Pertanian

Kelompok Tani Pacitan Terima Bantuan Alsintan dari Kementan, DPRD Ingatkan Tak Disalahgunakan

badge-check


 Kelompok Tani Pacitan Terima Bantuan Alsintan dari Kementan, DPRD Ingatkan Tak Disalahgunakan Perbesar

Pacitan – Sejumlah kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kabupaten Pacitan menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pacitan.

Bantuan alsintan tersebut diberikan kepada tujuh kelompok tani dan gapoktan yang tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Arjosari, Kebonagung, Pacitan, dan Ngadirojo. Jenis alsintan yang disalurkan meliputi traktor roda crawler dan traktor roda empat.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pacitan, Rudi Handoko, menegaskan agar bantuan tersebut tidak disalahgunakan oleh kelompok penerima. Ia mewanti-wanti agar alsintan tidak dipindahtangankan maupun diperjualbelikan dalam kondisi apa pun.

“Jangan sampai dipindahtangankan. Dan yang ketiga, walaupun nanti barang ini sudah rusak atau apa pun, jangan sampai ada niatan dari gapoktan untuk menjual, karena ini adalah barang milik pemerintah yang harus dijaga dan dimanfaatkan,” tegas Rudi Handoko.

Selain itu, Rudi meminta agar setiap gapoktan segera menyusun rencana pemanfaatan alsintan secara jelas dan terukur, termasuk program perawatan dan pemeliharaan.

“Mohon gapoktan segera menyusun rencana dan program tentang pemeliharaan, perawatan, serta efektivitas penggunaannya. Ini murni menjadi tanggung jawab gapoktan agar alat ini tetap bermanfaat dan berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran DKPP Kabupaten Pacitan dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penggunaan bantuan tersebut. Menurutnya, tanpa pengawasan dan pembinaan dari dinas terkait, bantuan alsintan berpotensi tidak dimanfaatkan secara optimal.

“Dinas juga harus melakukan evaluasi dan monitoring. Suatu saat perlu dicek ke lapangan, termasuk membantu terkait operator yang menangani alat ini. Jangan sampai tanpa pengawasan dan pembinaan sehingga alat ini menjadi mubazir,” tambahnya.

Rudi Handoko mengungkapkan bahwa bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian tersebut merupakan hasil komunikasi dan koordinasi yang baik antara Komisi II DPRD Pacitan dengan DKPP Kabupaten Pacitan.

“Barang-barang dari kementerian ini juga atas komunikasi, koordinasi, dan kemitraan yang baik antara kami di Komisi II dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Bahkan kami bersama-sama ke Jakarta untuk mengajukan bantuan alat-alat tersebut,” pungkasnya.

Dengan adanya bantuan alsintan ini, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Pacitan dapat meningkat serta mendukung modernisasi sektor pertanian di tingkat kelompok tani. (not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

252 Bonsai Ramaikan Kontes HUT Pacitan ke-281, Harga Ada yang Tembus Rp 50 Juta

6 Februari 2026 - 13:36 WIB

Bendungan Tukul Jadi Penopang Kehidupan Warga Arjosari, Atasi Kekeringan dan Banjir

16 Desember 2025 - 14:03 WIB

Budiman Sudjatmiko Tanam Padi Bersama Petani Pacitan, Serahkan Bantuan Benih

20 November 2024 - 11:36 WIB

Tekan Inflasi, Pemkab Pacitan Ajak Masyarakat Tanam Cabai

14 November 2024 - 20:29 WIB

Musim Penghujan Bawa Berkah bagi Penjual Bibit Pertanian di Desa Pelem, Pacitan

28 Oktober 2024 - 07:23 WIB

Trending di Pertanian