Menu

Mode Gelap
SBY Ajak Doa bersama untuk Korban Bencana Sumatera, Sambil Tanda Tangani Groundbreaking Goed President Hotel Pacitan Pembangunan Goed President Hotel Pacitan Resmi Dimulai, SBY dan Hermanto Tanoko Lakukan Peletakan Batu Pertama Goed President Hotel Pacitan: Era Baru Pariwisata Pacitan Dimulai! Isu Korupsi Mencuat, PMII Minta Polres dan Polda Ungkap Perkembangan Kasus  Sebagian Sekolah di Pacitan Belum Kebagian Smartboard, Distribusi Masih Berproses 45 Desa di Pacitan Terancam “Gigit Jari”, Dana Desa Tahap II Gagal Cair

Peristiwa

Bersepeda, Seorang Kakek Tewas Tertabrak Polisi

badge-check

PACITAN – Nasib nahas dialami Sutarno 70 tahun, warga dusun Kauman, Arjowinangun, Pacitan itu tewas setelah tertabrak kendaraan roda empat yang dikemudikan seorang anggota polri di pertigaan jalur lintas selatan (JLS) desa Arjowinangun. ‘’Dari informasi keluarga, korban setiap hari kerap berolahraga disekitar lokasi mengingat faktor kesehatan diusia tua,’’ ujar Kanit Lantas Polres Pacitan, Ipda Amrih Widodo.






Amrih mengungkapkan kejadian tersebut berawal saat anggota polri berinsial SL 50, melaju dari arah Kebonagung menuju Pacitan. Menggendarai Avanza, dirinya melaju dengan kecepatan sedang. Dari arah berlawanan, Sutarno yang semula bersepeda santai tiba-tiba berbelok, hendak menuju JLS. Nahas, Amrih menduga Sutarno tak memperhatikan adanya kendaraan dari arah berlawanan. Hingga, dekatnya jarak membuat tabrakan tak bisa dihindarkan. ‘’Mungkin karena faktor usia juga, korban didapati kesulitan pendengaran dan baru selesai operasi hingga kurang konsentrasi,’’ paparnya






Benturan yang tak dapat dihindarkan sempat membuat Sutarno terpental. korban mengalami hematum dan patah dikedua kaki hingga mengehembuskan nafas terakhir di tempat kejadian perkara (TKP). Sepeda angin warna putih yang digunakannya penyok dibagian roda belakang. Sementara, petugas SL hanya mengalami syok, pun mobil nompol AE 1778 XM yang dikendarainya hanya menalami lecet. ‘’Kedua barang bukti kita amankan di Polres,’’ jelasnya






Amrih mengaku, meski telah melakukan olah TKP namun minimnya saksi membuat pihaknya sulit mengumpulkan data. Pun waktu kejadian di pagi hari membuat jalur tersebut sepi warga. ‘’Untuk saat ini, anggota yang bersangkutan masih kita periksa,’’ ungkapnya.






Dirinya menambahkan pihaknya bakal membantu mempercepat proses santunan Rp. 50 juta jasaharja ke keluarga korban. Kapolres Pacitan, AKBP Sugandi turut datang ke rumah duka. ‘’Pemakaman dilakukan di tempat pemakaman umum desa setempat, setelah shalat jumat,’’ beber Amrih






Disamping itu, Amrih mengimbau para pengguna jalan untuk berhati-hati saat berpergian. Terlebih saat kondisi lelah, malam hari atau dini hari. Pasalnya, jam-jam tersebut kondisi tubuh kerap drop dan mudah terjadi kecelakaan. Disamping itu, geografis Pacitan yang berbukit, membuat kondisi pengemudi mudah lelah. ‘’Memang sebelumnya, jalur tersebut jadi black spot kita,’’ pungkas Amrih. (not)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SBY Ajak Doa bersama untuk Korban Bencana Sumatera, Sambil Tanda Tangani Groundbreaking Goed President Hotel Pacitan

29 November 2025 - 17:37 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Hino Hantam Tebing di Jalur Tegalombo

27 November 2025 - 21:29 WIB

Diduga Lalai Saat Mendahului, Grand Max Tabrak Rumah Warga di Kebonagung

20 November 2025 - 19:40 WIB

Mobil Pengantar Paket Terjun ke Pekarangan Warga di Wonogondo, Sopir Dilarikan ke RSUD Pacitan 

20 November 2025 - 19:27 WIB

Keracunan Gas di Terowongan, Dua Penambang Pacitan Meninggal Dunia

18 Oktober 2025 - 16:05 WIB

Trending di Peristiwa