Menu

Mode Gelap
Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari

Peristiwa

Lima Hari Hilang, Pemuda Pacitan Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Grindulu

badge-check


 Lima Hari Hilang, Pemuda Pacitan Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Grindulu Perbesar

 

LENSA PACITAN – Setelah lima hari dilaporkan hilang, seorang pemuda di Kabupaten Pacitan akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tepi Sungai Grindulu, Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, Selasa (10/3/2026) sore.

Korban diketahui bernama Dinar Adjie Mukti Wibowo (21), warga Lingkungan Tamperan, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan.

Kasat Reskrim Polres Pacitan AKP Choirul Maskanan mengatakan, korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Kamis pagi, 5 Maret 2026. Saat itu sekitar pukul 05.30 WIB, korban keluar dari rumah dan tidak kembali.

“Keluarga sempat berusaha mencari keberadaan korban dengan menanyakan kepada teman serta tempat kerjanya. Namun karena tidak juga ditemukan, keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian,”jelasnya Rabu (11/3/2026).

Jasad korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh seorang warga yang sedang mencari rumput di tepi Sungai Grindulu, Desa Kembang. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membusuk.

Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada perangkat desa dan pihak kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke Instalasi Kamar Jenazah RSUD dr. Darsono Pacitan.

“Setelah dilakukan identifikasi oleh keluarga di RSUD Pacitan, dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah Dinar Adjie Mukti Wibowo,” kata Choirul, Rabu (11/3/2026).

Saat ditemukan, korban mengenakan kaos lengan pendek warna hitam, celana jeans biru tua, celana pendek motif kotak-kotak hitam putih, serta celana dalam hitam.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah sehingga tidak dilakukan autopsi.

Setelah proses pemulasaran selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat. Polisi menyatakan masih mendalami informasi terkait peristiwa tersebut. (Not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan

5 April 2026 - 21:25 WIB

Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari

26 Maret 2026 - 19:02 WIB

Adik Tewas Kecelakaan Karena dikejar Polisi, Akad Nikah di Ruang Jenazah RSUD Pacitan.

26 Maret 2026 - 18:58 WIB

Polisi Jadi Korban, Pemuda 22 Tahun Tersangka Bentrok Rontek Gugah Sahur di Pacitan

26 Maret 2026 - 18:56 WIB

Dikejar Polisi, Pemuda Asal Brebes Tewas Kecelakaan di Pacitan

25 Maret 2026 - 19:28 WIB

Trending di Peristiwa