LENSA PACITAN – Setelah lima hari dilaporkan hilang, seorang pemuda di Kabupaten Pacitan akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tepi Sungai Grindulu, Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, Selasa (10/3/2026) sore.
Korban diketahui bernama Dinar Adjie Mukti Wibowo (21), warga Lingkungan Tamperan, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan.
Kasat Reskrim Polres Pacitan AKP Choirul Maskanan mengatakan, korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Kamis pagi, 5 Maret 2026. Saat itu sekitar pukul 05.30 WIB, korban keluar dari rumah dan tidak kembali.
“Keluarga sempat berusaha mencari keberadaan korban dengan menanyakan kepada teman serta tempat kerjanya. Namun karena tidak juga ditemukan, keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian,”jelasnya Rabu (11/3/2026).
Jasad korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh seorang warga yang sedang mencari rumput di tepi Sungai Grindulu, Desa Kembang. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membusuk.
Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada perangkat desa dan pihak kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke Instalasi Kamar Jenazah RSUD dr. Darsono Pacitan.
“Setelah dilakukan identifikasi oleh keluarga di RSUD Pacitan, dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah Dinar Adjie Mukti Wibowo,” kata Choirul, Rabu (11/3/2026).
Saat ditemukan, korban mengenakan kaos lengan pendek warna hitam, celana jeans biru tua, celana pendek motif kotak-kotak hitam putih, serta celana dalam hitam.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah sehingga tidak dilakukan autopsi.
Setelah proses pemulasaran selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat. Polisi menyatakan masih mendalami informasi terkait peristiwa tersebut. (Not)





















