Menu

Mode Gelap
Pikap Jatuh ke Tepi Sungai Grindulu di Pacitan, Pengemudi Luka Ringan Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades Pura-pura Dibegal, Warga Arjosari Pacitan Ternyata Gadaikan Motor Setelah Kalah Slot Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin Sepanjang 2025, Damkar Satpol PP Pacitan Tangani Puluhan Kebakaran dan Ratusan Evakuasi Unik Wisata Sungai Maron Kian Hijau, PLN Nusantara Power Hadirkan Energi Bersih dan Pemberdayaan Warga

Peristiwa

Didapati di Perempatan Cuik, Pria “Tersesat” Berpindah-Pindah Kota Diduga Gunakan Modus Baru

badge-check


 Didapati di Perempatan Cuik, Pria “Tersesat” Berpindah-Pindah Kota Diduga Gunakan Modus Baru Perbesar


LENSA PACITAN– Seorang pria yang mengaku bernama Sandi Muhamad, kelahiran 2004, kembali membuat heboh setelah ditemukan dalam kondisi terlantar di Perempatan Cuik, Kelurahan Ploso, Pacitan, Kamis (4/11/2025). Temuan ini menambah panjang catatan pria tersebut yang sebelumnya juga mengaku tersesat di sejumlah daerah, mulai Yogyakarta hingga Blitar.

Pria itu pertama kali dijumpai oleh petugas Satlantas Polres Pacitan saat sedang mengatur arus lalu lintas pada Kamis pagi. Ia mengaku berasal dari Baladewa, Bandung Tengah, Kota Bandung, dan meminta bantuan agar bisa kembali ke kampung halaman.

“Ia beristirahat di sebuah mushola dan meminta pertolongan untuk dipulangkan,” ujar Ipda Mardian Setyo dari Pamapta SPKT Polres Pacitan.

Petugas kemudian membawanya ke SPKT Polres Pacitan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari pengakuannya, ia berangkat dari Banyuwangi menuju Bandung, namun kehilangan tas saat berada di Jember. Dalam kondisi kebingungan, ia menumpang truk dan akhirnya terbawa hingga Pacitan.

Untuk memastikan identitasnya, polisi berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pacitan dan Disdukcapil. Hasil pengecekan menyebutkan bahwa identitas pria itu tidak terdaftar dalam data KTP elektronik.

Yang mengejutkan, kasus serupa pernah terjadi sebelumnya. Pria yang sama dilaporkan tersesat di Yogyakarta pada 2 Oktober 2025. Tak lama berselang, pada 12 Oktober 2025, ia juga diterima oleh Dinas Sosial Kabupaten Blitar—namun dengan nama berbeda, yakni Haikal Muhammad. Di Blitar, ia bahkan sempat mendapat uang saku sebelum dipulangkan menuju Yogyakarta.

Melihat pola yang terus berulang di berbagai daerah, aparat menduga adanya modus baru yang digunakan pria tersebut untuk mengelabui petugas maupun masyarakat.

“Masyarakat perlu waspada. Jangan mudah percaya pada pengakuan seperti ini tanpa verifikasi yang jelas,” tegas Mardian.

Kasus ini kini ditangani lebih lanjut oleh pihak kepolisian bekerja sama dengan instansi terkait.(Not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades

15 Januari 2026 - 19:24 WIB

Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin

15 Januari 2026 - 19:07 WIB

Setelah Bertahun-tahun Dipasung, Karmin Pacitan Akhirnya Dapat Rehabilitasi

14 Januari 2026 - 22:30 WIB

Sepanjang 2025, BPBD Pacitan Catat 1.135 Kejadian Gempa di Pacitan

13 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dilaporkan Hilang, Parwati Warga Jetak, Pacitan Ditemukan di Sleman

10 Januari 2026 - 19:50 WIB

Trending di Peristiwa