Menu

Mode Gelap
Pikap Jatuh ke Tepi Sungai Grindulu di Pacitan, Pengemudi Luka Ringan Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades Pura-pura Dibegal, Warga Arjosari Pacitan Ternyata Gadaikan Motor Setelah Kalah Slot Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin Sepanjang 2025, Damkar Satpol PP Pacitan Tangani Puluhan Kebakaran dan Ratusan Evakuasi Unik Wisata Sungai Maron Kian Hijau, PLN Nusantara Power Hadirkan Energi Bersih dan Pemberdayaan Warga

Ekonomi

Harga Cabai di Pacitan Melejit Dua Kali Lipat, Pedagang dan Warga Menjerit

badge-check


 Harga Cabai di Pacitan Melejit Dua Kali Lipat, Pedagang dan Warga Menjerit Perbesar

LENSA PACITAN– Lonjakan harga cabai kembali menghantam pasar-pasar tradisional di Pacitan. Sejak Selasa malam, harga cabai rawit meroket dari kisaran Rp 40 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilogram. Kenaikan drastis ini membuat pedagang dan pembeli sama-sama kelimpungan.

Di Pasar Arjowinangun, pedagang seperti Datin mengaku terkejut dengan perubahan harga yang begitu cepat. Tidak hanya cabai rawit, jenis cabai lain pun ikut terdongkrak. Cabai putih kini dijual Rp 40 ribu per kilogram, sementara cabai keriting bertengger di harga Rp 45 ribu per kilogram.

Para pedagang menilai, cuaca yang tidak menentu serta banyaknya lahan cabai yang dialihkan menjadi sawah membuat pasokan semakin menipis. Alhasil, pedagang terpaksa mendatangkan stok dari luar daerah seperti Tulungagung, Ponorogo, hingga Magetan.

Kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah yang kini mencapai Rp 50 ribu per kilogram. Kondisi ini membuat pedagang enggan menyimpan banyak stok karena khawatir risiko kerugian, sementara pembeli terpaksa mengurangi jumlah belanja.

Situasi ini diprediksi masih akan berlangsung sampai pasokan kembali normal dan kondisi cuaca lebih bersahabat. Pedagang berharap stabilisasi segera terjadi agar roda perdagangan di pasar kembali normal.(Not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

25 Ribu Warga Pacitan Dicoret dari BLTS Kesra, Verifikasi Dilakukan di Tingkat Desa

30 November 2025 - 15:14 WIB

Program MBG Buka Lapangan Kerja, Warga Pacitan Kini Punya Pekerjaan Tetap

27 November 2025 - 21:23 WIB

Keluhan Nelayan Dipenuhi, Pengerukan Sedimentasi di Pelabuhan Tamperan Resmi Dimulai

24 November 2025 - 19:48 WIB

Harga Kebutuhan Pokok di Pacitan Merangkak Naik, Pedagang Pasar Minulyo Keluhkan Stok Menipis

21 November 2025 - 19:33 WIB

Trending di Ekonomi