Menu

Mode Gelap
OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan

Ekonomi

Menteri Ekraf: DPRD dan Pemda Harus Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif

badge-check


 Menteri Ekraf: DPRD dan Pemda Harus Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif Perbesar

Pacitan – Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengajak DPRD dan pemerintah daerah menjadikan ekonomi kreatif sebagai prioritas pembangunan. Ia menilai kolaborasi legislatif dan eksekutif menjadi kunci lahirnya kebijakan strategis yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Teuku Riefky saat menjadi narasumber dalam Bimbingan Teknis Nasional bagi anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Auditorium Museum dan Galeri Seni SBY Ani, Pacitan, Sabtu (30/8/2025).

“Forum ini sangat strategis karena DPRD adalah mitra utama dalam memastikan kebijakan ekonomi kreatif hadir dan memberi dampak nyata bagi masyarakat daerah. Kita perlu bersama-sama memperkuat kelembagaan ekonomi kreatif di daerah,” kata Teuku Riefky ditulis Minggu (31/8/2025).

Ia menjelaskan, ekonomi kreatif memiliki peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurut Bappenas, terdapat tujuh subsektor prioritas yang berkontribusi signifikan, yakni kuliner, kriya, fesyen, gim, aplikasi, film, animasi dan video, serta musik.

Pengembangan subsektor tersebut tidak hanya menambah nilai ekonomi daerah, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal yang berpotensi menarik investasi dan pariwisata berbasis budaya.

“Ekonomi kreatif tahun ini diperkirakan mampu menyerap tambahan 400 ribu hingga 1 juta tenaga kerja baru. Dengan dukungan DPRD dan komitmen kepala daerah, sektor ini diyakini bisa memberi kontribusi hingga 8 persen pada pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Paparan Menteri Ekraf itu disambut positif peserta Bimtek. Salah satunya Wakil Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Barat, Lampung, Arief Nur Rochman. Ia menilai daerahnya memiliki SDM potensial untuk mengembangkan ekonomi kreatif, namun masih membutuhkan pendampingan langsung dari pemerintah pusat.

“Kami berharap ada program konkret yang bisa menyentuh kabupaten, karena banyak potensi anak muda yang bisa dikembangkan melalui pelatihan-pelatihan,” kata Arief.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Kelangkaan LPG 3 Kg di Pacitan Berlanjut, Antrean Panjang Mengular di Pangkalan

17 Maret 2026 - 13:47 WIB

Harga LPG 3 Kg Melebihi HET, Pemkab Pacitan Tak Berani Intervensi

17 Maret 2026 - 13:20 WIB

20.121 Penerima Bansos Desil 5 Terancam Dihapus, Skema PKH-BPNT 2026 Berubah

29 Januari 2026 - 21:48 WIB

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Trending di Ekonomi