Menu

Mode Gelap
Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi Ratusan Pramuka Penggalang Meriahkan FBGC ke-14 Tingkat Kabupaten Pacitan OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka BLT DBHCHT Pacitan Dipastikan Tepat Sasaran, Buruh Tani Tembakau Jadi Prioritas Satpol PP Pacitan Perkuat Kapasitas Pemberantasan Rokok Ilegal, Gandeng Bea Cukai Madiun Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan

Ekonomi

KPPN Sosialisasikan Penggunakan Aplikasi Sakti Ke Satker

badge-check



PACITAN – lensapacitan.com, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pacitan mengedukasi kuasa penguna anggaran satuan kerja (satker) seputar aplikasi Sakti web Full Modul melalui aplikasi meeting online zoom, Rabu (31/3/2021).

Dalam sambutannya Kepala KPPN Pacitan menyampaikan SAKTI merupakan Integrasi dari berbagai aplikasi yang digunakan oleh Satuan Kerja, dari banyak aplikasi yang saat ini digunakan hanya akan menjadi satu aplikasi yaitu SAKTI. Cukup satu SAKTI.

Satker yang saat ini sudah merasa nyaman dengan aplikasi yang ada mulai Januari 2022 harus beralih  menggunakan SAKTI.  Perubahan tersebut tentu mengharuskan satker untuk dapat menyesuaikan diri, harapannya setelah mengikuti sosialisasi ini satker dapat memperoleh gambaran terkait dengan aplikasi SAKTI agar pada saat roll out nanti dapat berjalan dengan lancar.



Kepala KPPN Pacitan Ana Sariasih menjelaskan Sakti merupakan aplikasi keuangan tingkat intansi yang digunakan untuk melakukan pengolahan data keuangan. Khususnya, data yang diinput seluruh satker pengelola APBN di seluruh Indonesia.

‘’Aplikasi ini mulai diimplementasikan Januari 2022. Kami terus berikan pemahaman seputar tata cara penggunaanya supaya lebih faham,’’ terangnya. 

Aplikasi Sakti memiliki kelebihan utama berupa single database dari masing-masing satker. Aplikasi berbasis web ini pun mudah diakses dengan piranti apa saja dan di mana saja. Tinggal dikoneksikan dengan internet.

‘’Kita dapat mengelola persediaan, aset, penganggaran, pembayaran dalam satu aplikasi,’’ tuturnya.

Aplikasi canggih ini diharapkan kian memudahkan pengelolaan keuangan negara secara terintegrasi. Menjadi solusi atas problem alat atau database yang masih terpisah selama ini.

‘’Pengelolaan keuangan mulai perencanaan sampai pelaksanaan dan pertanggung jawaban lebih mudah,’’ tegasnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Kelangkaan LPG 3 Kg di Pacitan Berlanjut, Antrean Panjang Mengular di Pangkalan

17 Maret 2026 - 13:47 WIB

Harga LPG 3 Kg Melebihi HET, Pemkab Pacitan Tak Berani Intervensi

17 Maret 2026 - 13:20 WIB

20.121 Penerima Bansos Desil 5 Terancam Dihapus, Skema PKH-BPNT 2026 Berubah

29 Januari 2026 - 21:48 WIB

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Trending di Ekonomi