Menu

Mode Gelap
Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat 21 Hari Tanpa Hujan, Kekeringan Pacitan Berstatus Waspada.  Bhayangkara SKP Pacitan Juara Kejuaraan Bola Voli U-17 Antar Klub 2026 Peringati HLUN dan Bulan E-TIBI Plus, Pemkab Pacitan Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TBC

Kesehatan

Atasi DBD, Bupati Aji Foging Di Arjosari

badge-check

 

PACITAN, lensapacitan.com, Meningkatkanya temuan kasus demam berdarah dengue (DBD) belakangan mematik keprihatinan Indrata Nur Bayuaji. Para petugas kesehatan pun dipatik, meningkatkan kerja mulai pemantuan hingga pencegahan. Tak ingin, berlanjut bupati Pacitan itu mendapati warganya terkapar ditempat tidur perkara gigitan nyamuk.

Aji sapaan Indrata Nur Bayuaji mengakatan masalah DBD jadi masalah klasik di Pacitan. Pun saban tahun ada saja warga yang terkapar usai tergigit nyamuk aedes aegepty itu. Tak ingin terus terulang, tahun ini di meminta kesadaran dinas kesehatan hingga pemangku kepentingan tingkat dusun memantau kesehatan warganya. 

‘’Harapan saya mulai tahun ini, atau tahun mendatang sudah gak ada lagi atau turun jauh kasus DBDnya,’’ terang Aji

Tak hanya lingkungan masyarakat, Aji mewanti-wanti penularan demam berdarah dilungkup sekolah. Maklum, nyamuk belang hitam putih itu, acap keluar dan menyerang sekitar pukul 10.00 siang. Waktu pas bagi siswa beraktifitas di sekolah. Alhasil, pemantuan jentik hingga PSN diharapnya turut diterapkan dilingkup pendidikan. 

‘’DBD itu berbahaya tapi bisa kita cegah, asal kita mau bergerak,’’ tegasnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan Hendra Purwaka mencatat dalam setahun 121 kasus demam berdarah ditemukan di Pacitan. Penyebarannya, mayoritas terjadi dikecamatan kota dan kecamatan Arjosari. Tertinggi, temuan terjadi di bulan Januari dan November lalu, dengan 23 kasus saban bulannya. 

 ‘’Kita terus galakan PSN dan 3M untuk memutus mata rantai penularan DBD ini,’’ tambah Hendra.  (Dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati HLUN dan Bulan E-TIBI Plus, Pemkab Pacitan Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TBC

11 Juni 2026 - 09:07 WIB

Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas

11 Februari 2026 - 11:38 WIB

Pacitan Nihil Kasus Super Flu H3N2, Dinkes Imbau Warga Tak Panik

8 Januari 2026 - 22:09 WIB

Kasus Flu Singapura Meningkat, 15 Balita di Pacitan Terinfeksi: Dinkes Minta Orang Tua Perketat Kebersihan Dan Kewaspadaan 

11 Desember 2025 - 14:06 WIB

Molamil Papa”, Inovasi Jemput Bola Nakes untuk Tingkatkan Kesehatan Ibu Hamil di Daerah Terpencil

5 November 2025 - 09:14 WIB

Trending di Kesehatan