Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bencana Alam

Tiga Bocah Selamat dari Bencana Tanah Longsor di Karanggede Pacitan

badge-check

Kondisi dua rumah milik Dwi Suranto di Dusun Mloko, Desa Karanggede, Pacitan. (foto: Trinoto - Lensa Pacitan) Perbesar

Kondisi dua rumah milik Dwi Suranto di Dusun Mloko, Desa Karanggede, Pacitan. (foto: Trinoto - Lensa Pacitan)

Pacitan – lensapacitan.com, Bencana tanah longsor menghantam dua rumah milik Dwi Suranto dan Almarhum Ibunya di Dusun Mloko, Desa Karanggede, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Minggu (15/12) Petang. Tebing setinggi belasan meter di belakang rumah runtuh, menyebabkan kerusakan parah pada dua bangunan miliknya.

Jumiatin, bibi dari ketiga anak Dwi yang tinggal bersamanya, menceritakan detik-detik sebelum longsor terjadi. Saat itu, sekitar pukul 17.30 WIB, hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Ketiga bocah, yakni Amanda, Permana, dan Andanu, sedang bermain di dekat rumah.

“Karena hujan deras, saya ajak mereka ke rumah saya. Alhamdulillah, jam enam kurang longsor terjadi, tapi cucu saya sudah ungsikan,” ujar Jumiatin kepada Lensa Pacitan.

Longsor tersebut menghancurkan tembok rumah utama tempat ketiga anak tinggal. Sementara itu, rumah kedua yang menyimpan barang-barang peninggalan orang tua mereka, termasuk pakaian, lemari, perabot rumah tangga, dan satu unit sepeda motor, tertimbun material longsor. Beberapa barang berhasil dievakuasi oleh warga, tetapi sebagian besar rusak parah.

Dwi Suranto dan istrinya, Suharti, yang sedang merantau, segera dihubungi untuk diberi tahu kondisi anak-anak mereka. “Saya langsung mengabari orang tua mereka. Syukur anak-anak selamat meski rumah rusak berat,” jelas Jumiatin dengan nada lega.

Warga sekitar berbondong-bondong membantu menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Namun, hingga Senin (16/12/2024) pagi upaya pembersihan material longsor belum dapat dilakukan karena khawatir terjadi longsor susulan.

“Kami hanya fokus mengevakuasi barang-barang yang tidak tertimbun. Kalau untuk membersihkan longsor, kami takut kalau ada longsor lagi,” ujar Sukimin, salah seorang warga.

Hingga berita ini ditulis, keluarga korban masih mengungsi di rumah kerabat mereka. Pemerintah setempat diharapkan segera memberikan bantuan untuk membersihkan material longsor dan membantu meringankan beban keluarga korban yang terdampak bencana.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pemerintah Kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan untuk pembersihan material longsoran,” kata Bambang Kepala Desa Karanggede.

Bencana ini menjadi peringatan akan bahaya yang mengintai di musim hujan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor. (not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Relawan Petarung Kehidupan Bantu Warga Kekurangan Air Bersih di Tulakan

4 Okt 2026 - 17:30 WIB

Relawan Petarung Kehidupan Bantu Warga Kekurangan Air Bersih di Tulakan

Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan

26 Apr 2026 - 21:21 WIB

Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan

Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan

10 Feb 2026 - 14:55 WIB

Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan

Bupati Pacitan Tinjau Rumah Warga Terdampak Gempa di Desa Menadi

6 Feb 2026 - 14:10 WIB

Bupati Pacitan Tinjau Rumah Warga Terdampak Gempa di Desa Menadi

Warga Desa Kembang Latihan Tanggap Darurat Gempa dan Tsunami di Watu Mejo

25 Sep 2025 - 23:23 WIB

Warga Desa Kembang Latihan Tanggap Darurat Gempa dan Tsunami di Watu Mejo
Trending di Bencana Alam