Menu

Mode Gelap
Kecelakaan Maut di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr Napaktilas PLTU Pacitan, SBY Tegaskan Pentingnya Ketahanan Energi Nasional PCNU Pacitan Gandeng RSU Medical Mandiri Gelar Pengobatan Gratis di Harlah NU

Ekonomi

DPRD Pacitan: Migor Bersubsidi Rawan dimonopoli

badge-check


PACITAN – lensapacitan.com, Hilangnya minyak goreng (migor) dipasaran disikapi berbeda DPRD Pacitan. Kebijakan pemerintah melakukan subsidi masal bagi migor kemasan dipandang rawan salah sasaran. Maklum, tak hanya masyarakat miskin namun penurunan harga minyak tersebut juga bisa diterima para pembeli lain. Termasuk, mereka yang dipandang ekonomi sosialnya menengah ke atas. 

Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono menilai, subsidi tersebut semestinya diberikan bagi warga miskin. Mereka yang kesulitan membeli minyak goreng dipasaran. Utamanya, ditengah berkurangnya pasokan barang hingga potensi adanya kenaikan harga. Alhasil, meski harga minyak melambung, warga kurang mampu tetap bisa menebus minyak yang di jual. Kalau subsidi orang, mereka miskin akan dapat bantuan, untuk penuhi kebutuhan pokok mereka, termasuk minyak goreng itu, jelas Ronny
Sebaliknya, subsidi barang tersebut dipandang politisi Demokrat itu rawan dipermainkan oknum tak bertanggung jawab. Baik permainan harga maupun stok barang. Alhasil muncul kelangkaan minyak lantaran semua warga mampu borong minyak harga murah. Kami dapat banyak laporan, harga naik, tambahnya.
Ronny berharap Dinas Perdagangan setempat sudi meningkatkan pemantauan lapangan mereka. Memastikan stok pasar mampu cukupi kebutuhan masyarakat. Pun, mengajukan tambahan ke pemerintah provinsi bilamana migor langka dipasaran. Tak hanya menyediakan minyak bermerk, termasuk minyak jenis curah. Minyak curah itu bisa jadi opsi kalau minyak bermerk gak ada jadi stoknya juga harus diperhatikan, terangnya
Dia berharap masalah minyak kali ini lekas teratasi. Terlebih, beberapa bulan kedepan bakal masuki ramadhan. Pun, tak ingin kelangkaan minyak belakangan merembet ke kebutuhan pokok lain. Kita harapkan ada stabilisasi harga utamanya curah, pungkasnya (not) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

20.121 Penerima Bansos Desil 5 Terancam Dihapus, Skema PKH-BPNT 2026 Berubah

29 Januari 2026 - 21:48 WIB

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Harga Cabai di Pacitan Melejit Dua Kali Lipat, Pedagang dan Warga Menjerit

3 Desember 2025 - 19:31 WIB

25 Ribu Warga Pacitan Dicoret dari BLTS Kesra, Verifikasi Dilakukan di Tingkat Desa

30 November 2025 - 15:14 WIB

Program MBG Buka Lapangan Kerja, Warga Pacitan Kini Punya Pekerjaan Tetap

27 November 2025 - 21:23 WIB

Trending di Ekonomi