Menu

Mode Gelap
Tulang Kerangka Manusia Ditemukan di Gunung Jinem, Diduga Warga yang Hilang 5 Bulan Lalu Pemkab Pacitan Terapkan Labelisasi Rumah Penerima Bansos, Ini Tujuannya Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Hambat Lalu Lintas Pacitan–Ponorogo Kasus Korupsi Dana Desa di Pacitan Mengemuka, Polres Pacitan Akan Buka Bukaan Di Februari 2026 Gudang Serbuk Kayu di Pabrik Kayu Lapis Donorojo Pacitan Terbakar Fokus Lihat Google Maps, Kofifah Tabrak Innova di Perempatan Plelen Pacitan

Ekonomi

Kedelai Mahal, Pengusaha Tahu Pacitan Naikkan Harga

badge-check



PACITAN – lensapacitan.com, Pengusaha tahu di Kabupaten Pacitan, Jawa timur menaikkan harga tahu menyusul harga kedelai yang  semakin mahal dan imbas PPKM, guna menekan kerugian yang semakin besar.

“Dampaknya sulit untuk menambah laba, labanya jelas berkurang, jadi ya terpaksa harganya naik harga per papannya, ” kata Ismi Wulan Safitri salah seorang pengusaha tahu Rabu (2/3/2022).

Kondisi ini membuat UMKM seperti dirinya harus memutar otak agar biaya produksi tidak mengalami kerugian terus. Untuk mempertahankan produksi, dia menaikkan harga tahu per papan, dari sebelumnya Rp 24.000 per papan dinaikkan menjadi Rp 26.000  per papan.

“Saat ini masih 24 ribu, nanti tanggal 5 maret mulai 26 ribu, dan belum tahu juga nanti dampaknya,” lanjutnya



Ia pun mengaku tidak berani mengurangi kualitas bahan baku, sebab akan mengurangi hasil produksinya. Ia juga tetap mempertahankan para pekerja. Walaupun saat ini tidak seramai sebelum pandemi Covid-19, para pengusaha juga tetap masuk.

“Kami tidak berani untuk pengurangan bahan baku, karena akan mengurangi kualitas produksi. Supaya tahunya tetap sama ukuran dan kualitasnya,” Jelasnya lagi.

Hampir dua bulan, harga kedelai Rp 11.000 per kilogram, bahkan saat ini harganya mencapai  Rp 11.600 rupiah per kilogram. Padahal sebelumnya hanya Rp 9.500 per kilogram. Ia pun berharap pemerintah segera mencari solusi agar kedelai impor kembali stabil.

“Harapannya harga kedelai bisa turun lagi, biar semua. produksi lancar pembeli tidak susah,” pungkasnya (not) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Harga Cabai di Pacitan Melejit Dua Kali Lipat, Pedagang dan Warga Menjerit

3 Desember 2025 - 19:31 WIB

25 Ribu Warga Pacitan Dicoret dari BLTS Kesra, Verifikasi Dilakukan di Tingkat Desa

30 November 2025 - 15:14 WIB

Program MBG Buka Lapangan Kerja, Warga Pacitan Kini Punya Pekerjaan Tetap

27 November 2025 - 21:23 WIB

Keluhan Nelayan Dipenuhi, Pengerukan Sedimentasi di Pelabuhan Tamperan Resmi Dimulai

24 November 2025 - 19:48 WIB

Trending di Ekonomi