Menu

Mode Gelap
Razia Ramadan, Petugas Gabungan Periksa Enam Rumah Kos di Pacitan. ditemukan 4 penghuni tak Ber KTP Distribusi LPG Diklaim Aman, Warga Pacitan Tetap Kesulitan Dapat Gas Melon Pemkab Pacitan Luncurkan Program Sekolah Sak Ngajine, Integrasikan Madrasah Diniyah ke Sekolah Formal Lima Hari Hilang, Pemuda Pacitan Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Grindulu Inspektorat Pacitan Panggil Perangkat Desa, Evaluasi Pengelolaan Keuangan Tahun 2025 Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Tepi Sungai Grindulu Pacitan

Headline

Warga Pasang Banner Peringatan Kepada Pemilik Tuyul di Desa Jeruk, Pacitan

badge-check


 Warga Pasang Banner Peringatan Kepada Pemilik Tuyul di Desa Jeruk, Pacitan Perbesar

Pacitan – Di tengah era milenial, kepercayaan terhadap hal-hal mistis ternyata masih kental di beberapa wilayah, termasuk di Dusun Bendo, Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Pacitan. Fenomena ini mencuat ketika sebuah banner dengan tulisan **“Bagi Pemilik Thuyul Jangan Lagi Beraksi, Jika Tidak, Perbuatan Anda Ditanggung Sendiri”** terpasang jelas di wilayah tersebut.

 

Menurut Anggota Dewan Partai Demokrat, Bagus Surya Pratikna, warga Dusun Bendo mengeluhkan hilangnya uang secara misterius. Dugaan bahwa ada thuyul yang beraksi di desa ini membuat warga sampai memasang banner bernada ancaman tersebut.

 

 “Mungkin karena sudah kesal, ada warga yang sampai membuat peringatan lewat baliho,” ujar Bagus 

 

Sementara itu, Haris, Kepala Desa Jeruk, mengakui adanya pemasangan banner tersebut. Namun, ia sendiri meragukan bahwa warganya kehilangan uang karena ulah thuyul. 

 

“Saya belum percaya kalau kehilangan uang karena thuyul. Mungkin hanya karena teledor dalam menyimpan uang,” jelas Haris.

Baca juga: Krisis Air Bersih Meluas, 4330 KK Kekurangan Air Bersih

Di sisi lain, sebagian warga menduga ada pihak yang terlilit utang dan menggunakan alasan adanya thuyul untuk menutupi masalah finansial mereka. Situasi ini pun semakin ramai dibicarakan di kalangan masyarakat.

 

Kasus pemasangan banner ini juga mendapat perhatian dari seorang kiai setempat yang meminta aparat keamanan turun tangan. Dikhawatirkan, hal ini bisa memicu fitnah yang berujung pada masalah hukum. Selain itu, kiai tersebut juga mengingatkan agar masyarakat tidak terbiasa mengaitkan segala peristiwa dengan hal-hal mistis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jembatan Harapan di Sungai Kalisat

6 Maret 2026 - 10:08 WIB

Ketua dan Pengurus KONI Pacitan Periode 2025–2029 Resmi Dilantik, Usung Semangat “KONI Bisa, Pacitan Juara

8 Februari 2026 - 10:31 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Hambat Lalu Lintas Pacitan–Ponorogo

1 Januari 2026 - 19:36 WIB

Mengusung Tema “Sluman Slumun Slamet”, Festival Rawat Jagat 4 Resmi Dibuka Wabup Pacitan

24 November 2025 - 20:35 WIB

Anggaran Rp 565 Miliar Digelontorkan, Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Pacitan Segera Dimulai

19 November 2025 - 19:53 WIB

Trending di Headline