Menu

Mode Gelap
Pikap Jatuh ke Tepi Sungai Grindulu di Pacitan, Pengemudi Luka Ringan Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades Pura-pura Dibegal, Warga Arjosari Pacitan Ternyata Gadaikan Motor Setelah Kalah Slot Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin Sepanjang 2025, Damkar Satpol PP Pacitan Tangani Puluhan Kebakaran dan Ratusan Evakuasi Unik Wisata Sungai Maron Kian Hijau, PLN Nusantara Power Hadirkan Energi Bersih dan Pemberdayaan Warga

Peternakan

67 Sapi Mati, Kasus PMK Bertambah Jadi 1006 Ekor

badge-check


 67 Sapi Mati, Kasus PMK Bertambah Jadi 1006 Ekor Perbesar

Pacitan – lensapacitan.com, Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang melanda Kabupaten Pacitan telah menyebabkan kematian 67 ekor ternak dari total kasus sebanyak 1.006. Data tersebut dihimpun hingga Rabu(15/1/2025) sore kemarin, dengan Kecamatan Pacitan dan Kecamatan Tulakan menjadi wilayah dengan kasus terbanyak. Selain itu, sebanyak 59 ekor ternak terpaksa dipotong untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, menjelaskan bahwa meskipun PMK masih menyebar, tingkat kesembuhan ternak mencapai 95 persen. Hal ini menjadi alasan tidak ditetapkannya status darurat untuk kasus PMK di wilayah tersebut.

“Tingkat kematian akibat PMK hanya 3 persen. Penyakit ini memang menyebar cepat seperti COVID-19, tetapi peluang sembuhnya juga sangat tinggi,” ujar Sugeng, Kamis (16/1/2025).

Ia juga mengungkapkan bahwa hasil uji laboratorium menunjukkan adanya kombinasi kasus PMK dan Septichaemia Epizootica (SE) atau penyakit ngorok pada ternak yang terjangkit.

Untuk menangani penyebaran wabah, alokasi vaksin dan obat-obatan dari pemerintah provinsi diharapkan tiba pada Januari ini. Langkah ini diyakini mampu menekan kasus baru dan meningkatkan angka kesembuhan.

Sugeng menambahkan bahwa puncak wabah PMK diprediksi terjadi pada akhir Januari hingga awal Februari 2025. Oleh karena itu, ia mengimbau para peternak untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi arahan petugas di lapangan.(not)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus PMK Masih Ditemukan, Dinas Pastikan Tak Ada Lonjakan

10 Januari 2026 - 19:34 WIB

Pedet Berkaki Enam Lahir di Pringkuku, Pacitan, Bikin Heboh Warga

25 Oktober 2025 - 06:23 WIB

Desa Jeruk Siap Jadi Kawasan Pengembangan Peternakan Domba Unggulan di Pacitan

6 Agustus 2025 - 13:47 WIB

Vaksinasi PMK di Desa Gondosari, Punung Upaya Mencegah Penyebaran yang Meluas

31 Januari 2025 - 18:46 WIB

Vaksinasi PMK Gencar Dilakukan di Kecamatan Pringkuku, Pacitan

28 Januari 2025 - 14:33 WIB

Trending di Peternakan