Pacitan – Senyum bahagia terpancar dari wajah Sumardi (72), warga Dusun Krajan, Desa Tanjung Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Pria lansia itu akhirnya dapat bernapas lega setelah rumah yang selama ini ia tempati dan dinilai tidak layak huni, mendapat bantuan program bedah rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pacitan tahun 2025.
Bantuan tersebut merupakan wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Pacitan terhadap masyarakat kurang mampu, khususnya warga yang membutuhkan hunian layak melalui program bedah rumah yang dikelola BAZNAS.
Camat Ngadirojo, Nanang Hardwijono, mengatakan bahwa program ini berawal dari laporan pemerintah desa yang kemudian ditindaklanjuti oleh pihak kecamatan hingga ke pemerintah daerah.
“Kami menerima laporan dari desa setempat, kemudian kami teruskan dan kawal ke pemerintah daerah agar masyarakat seperti Pak Sumardi bisa segera mendapatkan bantuan. Alhamdulillah, respon cepat Pemkab Pacitan melalui BAZNAS sehingga bantuan bedah rumah ini bisa terakomodir,” ujar Nanang Hardwijono, Minggu (14/9).
Menurutnya, program bedah rumah menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya warga lanjut usia dan kurang mampu.
Sementara itu, Sumardi mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diterimanya. Ia menyebut bantuan bedah rumah tersebut sangat berarti bagi kehidupannya.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah daerah dan juga Pemerintah Kecamatan Ngadirojo yang telah membantu bedah rumah ini,” ungkap Sumardi dengan haru.
Dengan adanya program bedah rumah ini, diharapkan masyarakat penerima manfaat dapat tinggal dengan lebih aman, nyaman, dan layak, serta meningkatkan kualitas hidup warga di Kabupaten Pacitan.
















