Menu

Mode Gelap
Potensi Sungai Grindulu Dijajaki untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air Pikap Jatuh ke Tepi Sungai Grindulu di Pacitan, Pengemudi Luka Ringan Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades Pura-pura Dibegal, Warga Arjosari Pacitan Ternyata Gadaikan Motor Setelah Kalah Slot Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin Sepanjang 2025, Damkar Satpol PP Pacitan Tangani Puluhan Kebakaran dan Ratusan Evakuasi Unik

Bencana

Rumah Zakat Dan Pelanggan Tokopedia Tanam Ribuan Mangrove Di Sungai Pancer

badge-check



PACITAN, lensapacitan.com, Sebanyak 2000 bibit tanaman mangrove, ditanam serentak di kawasan Pancer muara sungai Grindulu Desa Kembang Kecamatan kota Pacitan Senin (29/3/2021). Penanaman serentak ini dilakukan untuk menahan abrasi sungai dan gelombang tinggi pantai selatan pacitan dan menciptakan hutan mangrove untuk penunjang sarana wisata mangrove.

Sebelum melakukan penanaman mangrove, seluruh peserta, yang meliputi rumah zakat beserta pelanggan tokopedia berkesempatan untuk kolaborasi dengan pemerintah dan komunitas memberikan sosialisasi terkait konservasi Mangrove di balai desa Kembang Kecamatan Pacitan.

Kami relawan Inspirasi Rumah Zakat  bersama pelanggan Tokopedia, hari ini melakukan penanaman bibit mangrove, sebelumnya kita melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang konservasi mangrove, ” kata Indar Siswoyo.

sosialisasi dengan narasumber forum pengurangan resiko bencana BPBD Provinsi jawa Timur yang melibatkan komunitas nelayan dan warga setempat, dengan menerapkan protokol kesehatan.



Selesainya melakukan sosialisasi, seluruh peserta dibagi beberapa kelompok, menuju muara sungai grindulu kawasan pancer desa Kembang. Ada yang yang menggunakan jalur darat, ada kelompok yang menggunakan jalur laut menggunakan kapal nelayan.

Sebanyak dua ribu bibit mangrove disiapkan  secara simbolis, diberikan oleh Kabid Pencegahan Dan Kesiapsiagaan BPBD jatim, kepada ketua kelompok nelayan setempat. Dengan menggunakan perahu nelayan, relawan rumah zakat dan pelanggan tokopedia menyusur sungai kembang hingga ke muara sungai pancer.

Satu-persatu bibit Mangrove mulai ditanam, namun gelombang laut kemudian pasang, relawan pun harus bersusah payah menanam bibit dengan kondisi air yang tinggi.

Bibit–bibit mangrove ini ditanam untuk menahan abrasi pantai yang saat ini telah mengancam kawasan pemukiman pesisir pantai selatan. Selain memiliki fungsi sebagai tanaman pelindung biota air kawasan pesisir. Tumbuhan mangrove merupakan tanaman bakau yang memiliki potensi untuk dikembangkan guna mengurangi resiko dampak potensi bencana di desa pesisir dengan fungsinya mengurangi abrasi akibat pasang air laut dan memecah ombak.

Dikawasan pancer ini, upaya penanaman serentak bibit mangrove ini telah dilakukan sejak tahun dua ribu empat belas lalu. Namun karena tingginya limbah sampah yang terbawa arus sungai terutama saat banjir, menjadikan bibit mangrove yang telah tertanam rusak dan mati. Sehingga kini upaya penanaman mangrove banyak dilakukan saat musim kemarau atau saat aliran sungai dangkal.

Sementara itu BPBD Jawa Timur mengaku bangga dengan upaya dan jerih paya para relawan yang peduli akan kelestarian hutan mangrove untuk menjaga ekosistem pantai yang kini telah terancam oleh kerusakan habitat pantai yang disebabkan bencana banjir dan abrasi pantai.

Kegiatan yang diinisiasi oleh relawan inspirasi Rumah Zakat tersebut akan terus berkelanjutan. (not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades

15 Januari 2026 - 19:24 WIB

Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin

15 Januari 2026 - 19:07 WIB

Setelah Bertahun-tahun Dipasung, Karmin Pacitan Akhirnya Dapat Rehabilitasi

14 Januari 2026 - 22:30 WIB

Sepanjang 2025, BPBD Pacitan Catat 1.135 Kejadian Gempa di Pacitan

13 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dilaporkan Hilang, Parwati Warga Jetak, Pacitan Ditemukan di Sleman

10 Januari 2026 - 19:50 WIB

Trending di Peristiwa