Menu

Mode Gelap
Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades Pura-pura Dibegal, Warga Arjosari Pacitan Ternyata Gadaikan Motor Setelah Kalah Slot Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin Sepanjang 2025, Damkar Satpol PP Pacitan Tangani Puluhan Kebakaran dan Ratusan Evakuasi Unik Wisata Sungai Maron Kian Hijau, PLN Nusantara Power Hadirkan Energi Bersih dan Pemberdayaan Warga Setelah Bertahun-tahun Dipasung, Karmin Pacitan Akhirnya Dapat Rehabilitasi

Ekonomi

Pasar Hewan di Pacitan Kembali Dibuka dengan Pengawasan Ketat, 1.369 Ekor Ternak Terinfeksi PMK

badge-check


 Pasar Hewan di Pacitan Kembali Dibuka dengan Pengawasan Ketat, 1.369 Ekor Ternak Terinfeksi PMK Perbesar

Pacitan – Pemerintah Kabupaten Pacitan resmi membuka kembali pasar hewan setelah sempat ditutup akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 500.7.2.5/485/408.30/2025 dengan sejumlah ketentuan ketat untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pacitan, Sugeng Santoso mengatakan, meski dibuka kembali, namun ada beberapa catatan yang harus diperhatikan peternak maupun pedagang.

“Ternak yang boleh dibawa ke pasar hewan adalah ternak yang berasal dari Kabupaten Pacitan, dan bukan berasal dari daerah/desa tertular,” Kata Sugeng.

Hewan yang masuk kedalam pasar hewan akan dilakukan pemeriksaan ketat akan dilakukan oleh dokter hewan dan paramedis kesehatan hewan sebelum ternak diperjualbelikan.

Kebijakan ini diambil untuk menyeimbangkan kebutuhan ekonomi masyarakat, khususnya peternak, dengan upaya pencegahan penyebaran PMK. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk menyesuaikan kebijakan sesuai dengan perkembangan wabah di lapangan.

“Ini agar ekonomi masyarakat terutama peternak kembali tumbuh,” Pungkasnya.

Dengan pembukaan kembali pasar hewan, peternak diharapkan tetap mematuhi protokol yang telah ditetapkan agar penyebaran PMK dapat dikendalikan. (Not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Harga Cabai di Pacitan Melejit Dua Kali Lipat, Pedagang dan Warga Menjerit

3 Desember 2025 - 19:31 WIB

25 Ribu Warga Pacitan Dicoret dari BLTS Kesra, Verifikasi Dilakukan di Tingkat Desa

30 November 2025 - 15:14 WIB

Program MBG Buka Lapangan Kerja, Warga Pacitan Kini Punya Pekerjaan Tetap

27 November 2025 - 21:23 WIB

Keluhan Nelayan Dipenuhi, Pengerukan Sedimentasi di Pelabuhan Tamperan Resmi Dimulai

24 November 2025 - 19:48 WIB

Trending di Ekonomi