Menu

Mode Gelap
Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari Adik Tewas Kecelakaan Karena dikejar Polisi, Akad Nikah di Ruang Jenazah RSUD Pacitan. Polisi Jadi Korban, Pemuda 22 Tahun Tersangka Bentrok Rontek Gugah Sahur di Pacitan Dikejar Polisi, Pemuda Asal Brebes Tewas Kecelakaan di Pacitan Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon Kelangkaan LPG 3 Kg di Pacitan Berlanjut, Antrean Panjang Mengular di Pangkalan

Laka Lantas

Pandemi COVID-19, Angka Kecelakaan Di Pacitan Meningkat

badge-check

PACITAN – lensapacitan.com, Tren kecelakaan lalu lintas (lakalantas), di Kabupaten Pacitan, tahun ini, mengalami tren peningkatan seiring dengan seringnya kasus kecelakan yang terjadi. Berdasarkan data dari Kepolisian Resort (polres),Pacitan, mencatat setidaknya dalam kurun waktu Januari hingga Mei 2020, total kecelakaan mencapai 115 kejadian,  dengan rincian, meninggal dunia sebanyak 12 orang,  luka berat nihil, dan luka ringan, mencapai 142 kejadian. Dibandingkan tahun 2019, kenaikan mencapai 18 persen.

Kepala Unit (kanit) Lakalantas Polres Pacitan, Ipda Amrih Widodo, menyebut tahun 2019 dari Januari-Mei hanya 97 kejadian, dengan, luka berat nihil, dan luka ringan 113 kejadian. ‘’namun sejak ada pandemi covid 19 kejadian lakalantas perharinya justru mengalami penurunan, dibanding hari normal sebelum ada korona’’ jelasnya, (22/5/2020). Penurunan tersebut mencapai  70 persen, dimana jika hari normal, perhari laporan kecelakaan mencapai 30 kejadian. Semenjak pandemi hanya berkisar 12-15 kejadian.

Terkait kecelakaan yang paling mendominasi, di Pacitan, menurut Amrih, terjadi pada usia produktif, rentang umur 16-30 tahun. Meningkatnya kecelakaan, faktornya paling utama karena faktor manusia atau pengendara sendiri, hilang kendali, tidak mematuhi aturan lalu lintas, terkadang kurang berhati-hati, selain itu juga kesadaran masih kurang, termasuk mengebut.

Seiring dengan maraknya kasuk kecelakaan yang tergolong tinggi, baik yang sampai menghilangkan nyawa, atau luka-luka, ia berpesan khususnya bagi seluruh pengguna jalan, untuk selalu mentaati aturan berlalu lintas yang sudah ada, hormati sesama pengguna jalan. Gunakan helm atau pelindung kepala, lengkapi surat-surat berkendara, serta hormati pengguna jalan yang lain.  ‘’pun kalau mengantuk ya  istirahat dulu, jangan memaksakan menyetir’’ terangnya.

Sementara itu untuk kesiapan lebaran, pengamanan tetap di gelar di perbatasan sejak ramadan, dan juga memberikan himbauan melalui banner dan lain sebagainya. termasuk juga melakukan giat operasi atau patroli di sekitar jalur lintas selatan (jls), dan kawasan jalan tentara pelajar, yang biasanya dijadikan ajang tempat berkerumunan. ‘’harapanya masyarakat di situasi seperti ini, agar tidak sering keluar rumah, mulai nongkrong dan  kluyuran, sehingga kedepan korona di pacitan bisa menurun, dan usai, bukan malah terjadi ledakan, ‘’ pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari

26 Maret 2026 - 19:02 WIB

Adik Tewas Kecelakaan Karena dikejar Polisi, Akad Nikah di Ruang Jenazah RSUD Pacitan.

26 Maret 2026 - 18:58 WIB

Polisi Jadi Korban, Pemuda 22 Tahun Tersangka Bentrok Rontek Gugah Sahur di Pacitan

26 Maret 2026 - 18:56 WIB

Dikejar Polisi, Pemuda Asal Brebes Tewas Kecelakaan di Pacitan

25 Maret 2026 - 19:28 WIB

Mobil Warga Nawangan Pacitan Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

15 Maret 2026 - 18:14 WIB

Trending di Peristiwa