Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

KPPN Pacitan

KPPN Pacitan Serahkan DIPA 2021, Salurkan  473,2 miliar

badge-check

PACITAN, lensapacitan.com, Anggaran pemerintah pusat senilai Rp 473,2 miliar siap digelontorkan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pacitan. Anggaran itu diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. 

‘’Penyaluran anggaran ini harus disertai komitmen dari pemda melalui Pakta integritas yang dibuat. Salah satunya kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi,’’ kata Kepala KPPN Pacitan Ana Sariasih  dalam kegiatan Penympaian DIPA 2021, Kamis (10/12/2020). 

Penyerahan petikan DIPA tahun 2021 ke satker mitra kerja secara langsung di Aula KPPN Pacitan  Hadir dalam kegiatan itu Bupati Pacitan, seluruh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Satuan Kerja vertikal Pemerintah Pusat dan Kepala Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD). 

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan pakta integritas dan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2020. ‘’Pakta ini merupakan perjanjian yang dibuat untuk menegaskan komitmen dalam menjalankan kewenangan sesuai perundang-undangan dengan jujur, tulus, ikhlas  dengan menjaga martabat dan tidak melakukan hal hal tercela’’ jelas Ana. 

Di sisi lain, realisasi dan penyaluran APBN sampai  8 Desember telah mencapai 85,94 persen atau Rp 460,75 miliar. Meski demikian, masih terdapat dua jenis belanja yang realisasinya di bawah 80 persen.  ‘’Ada dua, KPU dan AKN,’’ sebutnya. 

Sedangkan DAK 2020 telah disalurkan sebesar Rp 95,7 miliar atau 91,11 persen. Ada beberapa hal yang membuat tidak mencapai 100 persen. Karena terdapat kegiatan yang nilai kontraknya di bawah nilai rencana kegiatan. Juga kegiatan yang gagal lelang atau telat menyampaikan dokumen lelang LPSE.  

‘’Untuk perbandingan pagu DIPA 2021 menurun. Semula Rp 535,8 miliar menjadi Rp  473,2 miliar,’’ ungkapnya. 

Mulai 2021, pihaknya akan mengimplementasikan marketplace dan rekening virtual. Tujuannya memudahkan pembayaran pemerintah yang efisien serta meningkatkan pengelolaan kas negara. 

Bupati Pacitan, Indartato yang hadir dalam kegitan itu mengajak, Satuan kerja dan OPD mengedepankan penggunakan dipa untuk kepentingan masyarakat, diantaranya sektor kesehatan dan juga pemulihan ekonomi. 

“Intinya kesehatan yang paling utama sehingga pandemi covid-19 ini segera berakhir. Selain itu dampak pandemi juga membuat ekonomi lemah, oleh karena itu Dipa ini larinya adalah kesana, untuk kegiatan kemasyarakatan diantaranya bantuan sosial, jelas Indartato (not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi

23 Mei 2026 - 20:03 WIB

Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan

5 April 2026 - 21:25 WIB

Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari

26 Maret 2026 - 19:02 WIB

Adik Tewas Kecelakaan Karena dikejar Polisi, Akad Nikah di Ruang Jenazah RSUD Pacitan.

26 Maret 2026 - 18:58 WIB

Polisi Jadi Korban, Pemuda 22 Tahun Tersangka Bentrok Rontek Gugah Sahur di Pacitan

26 Maret 2026 - 18:56 WIB

Trending di Peristiwa