Menu

Mode Gelap
Kecelakaan Maut di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr Napaktilas PLTU Pacitan, SBY Tegaskan Pentingnya Ketahanan Energi Nasional PCNU Pacitan Gandeng RSU Medical Mandiri Gelar Pengobatan Gratis di Harlah NU

Ekonomi

Keluhan Nelayan Dipenuhi, Pengerukan Sedimentasi di Pelabuhan Tamperan Resmi Dimulai

badge-check


 Keluhan Nelayan Dipenuhi, Pengerukan Sedimentasi di Pelabuhan Tamperan Resmi Dimulai Perbesar

LENSA PACITAN — Setelah berbulan-bulan dikeluhkan para nelayan, proses pengerukan sedimentasi di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tamperan akhirnya resmi dimulai pada Senin (24/11/2025). Langkah ini menjadi jawaban atas aspirasi nelayan yang disampaikan langsung kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, beberapa waktu lalu.

Pantauan di lokasi menunjukkan dua alat berat ekskavator telah disiapkan, dan satu unit mulai bekerja di sisi selatan dermaga. Pengerukan difokuskan pada kawasan kolam labuh 1 yang kondisinya paling parah akibat penumpukan pasir dan batu.

“Ya, hari ini mulai dilakukan pengerukan sedimen berupa pasir dan batu di pelabuhan perikanan,” ujar Komandan Poskamladu Pacitan, Peltu Ator Subroto, saat ditemui di lokasi.

Menurut Ator, sedimentasi yang terjadi selama ini membuat banyak kapal kesulitan bermanuver, terutama saat air surut. Penumpukan material di dasar kolam menyebabkan kapal-kapal kerap terhambat, hingga beberapa di antaranya tidak bisa masuk ke dermaga.

“Kolam labuh ini sudah banyak sedimentasi, andem-andem kapal banyak menumpuk,” jelasnya.

Selain pengerukan sedimen, dua bangkai kapal yang telah bertahun-tahun tenggelam di area kolam labuh juga direncanakan akan diangkat. Keberadaan bangkai kapal tersebut dinilai mengganggu jalur keluar-masuk kapal dan membahayakan proses bongkar muat.

Dengan dimulainya pengerjaan ini, Ator berharap aktivitas perikanan di PPP Tamperan dapat kembali berjalan lancar. “Harapannya kapal besar bisa masuk ke dalam dermaga dan lebih tertata,” ujarnya.

Pengerukan ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan klasik yang selama ini membelenggu nelayan Tamperan, sekaligus memperlancar distribusi hasil tangkapan di salah satu pelabuhan perikanan terbesar di Pacitan. (Not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

20.121 Penerima Bansos Desil 5 Terancam Dihapus, Skema PKH-BPNT 2026 Berubah

29 Januari 2026 - 21:48 WIB

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Harga Cabai di Pacitan Melejit Dua Kali Lipat, Pedagang dan Warga Menjerit

3 Desember 2025 - 19:31 WIB

25 Ribu Warga Pacitan Dicoret dari BLTS Kesra, Verifikasi Dilakukan di Tingkat Desa

30 November 2025 - 15:14 WIB

Program MBG Buka Lapangan Kerja, Warga Pacitan Kini Punya Pekerjaan Tetap

27 November 2025 - 21:23 WIB

Trending di Ekonomi